Emak-emak di Lahat Berdesakan Ngantri Migor | Detik Sumsel
Pemprov
Ratusan emak-emak Kota Lahat berdesakan antri migor saat operasi pasar di Pasar Kangkungan, foto istimewa.

Emak-emak di Lahat Berdesakan Ngantri Migor 

Lahat, Detik Sumsel – Fenomena antrian mendapatkan minyak goreng masih terjadi di Kota Lahat. Sulitnya mencari keberadaan migor Rp 14.000 ini, membuat ratusan emak-emak di Kota Lahat, Selasa (8/3) rela antri dan berdesakan, saat salah satu distributor migor menggelar operasi pasar di Pasar Kangkungan. Sedangkan Rabu (9/3), operasi pasar di halaman GOR Bukit Tunjuk Lahat.

Panic buying atau pembelian secara berlebihan, diduga jadi salah satu penyebab masih banyaknya warga Lahat yang sulit mendapatkan migor. Padahal Pemkab Lahat bersama Bulog Lahat, selama dua pekan terakhir ini rutin menggelar operasi pasar. Puluhan ribu liter migor bahkan sudah disalurkan ke warga Lahat. Namun nyatanya, warga Lahat masih terlihat lakukan perburuan terhadap migor murah tersebut.

Sebelumnya, sebanyak 7500 liter migor telah disalurkan Dinas Perdagangan Lahat, dalam operasi pasar pertama yang berlangsung dua hari dimulai sejak Kamis (24/2)- Jumat (25/2) lalu. Lalu 10.000 liter migor, juga telah disalurkan oleh Bulog Lahat. Ditambah stok migor di Hypermart dan Alfa/Indo Mart, dan sejumlah toko di Kota Lahat. Dinas Perdagangan Lahat menyebut, kebutuhan migor untuk warga Kota Lahat dinilai sudah cukup.

Namun nyatanya, ratusan emak-emak di Kota Lahat masih lakukan perburuan migor. Bahkan emak-emak yang mengantri tersebut, juga ada yang sudah mendapatkan migor pada saat operasi pasar Dinas Perdagangan dan Bulog Lahat.

“Minggu ini kita kebagian 7.500 liter lagi. Operasi pasar selama dua hari. Kita himbau kepada emak-emak, jangan panic buying. Kalau sudah ada di rumah, tidak usah ikut mengantri lagi, karena harga migor ini akan terus Rp 14.000,” terang Kepala Dinas Perdagangan Lahat, Fikriasnyah SE Msi, melalui Kabid Perdagangan, Yulia Ning Dob, Rabu (9/3).

Antusias emak-emak Kota Lahat dalam berburu migor Rp 14.000 ini, rupanya bukan tanpa alasan. Pasalnya surat edaran Bupati Lahat, Cik Ujang SH, terkait pemberlakuan harga eceran tertinggi (HET) migor, nampaknya belum diterapkan oleh sejumlah pedagang migor. HET migor curah Rp 11.500 per liter, migor kemasan sederhana Rp 13.500 per liter, dan migor kemasan premium Rp 14.000 per liter. Nyatanya migor yang dijual di pasaran saat ini satu liternya masih seharga Rp 24.000- Rp 30.000.

Kondisi ini jelas membuat sejumlah emak-emak dan pedagang yang menggunakan migor dengan jumlah banyak, jadi kesulitan. Sedangkan stok untuk migor curah, bahkan juga sulit didapat. Warga berharap, sanksi tegas bagi pedagang migor yang menjual diatas HET bisa diterapkan. Dengan begitu, tidak ada oknum pedagang yang mencoba mencari kuntungan dari kondisi saat ini. Baik dengan cara menimbun migor, maupun menjual migor dengan harga tinggi.

“Migor di pasar tidak ada, sebutkan dimana tempatnya kalau ada. Tapi kenapa ada yang jual migor di online, di facebook. Selain itu harganya juga tidak sesuai HET. Berarti memang ada yang sengaja memainkan migor ini. Harapan kita pemerintah maupun aparat hukum, bisa bertindak tegas,” kata Yayan, emak-emak warga Kota Lahat, yang kebetulan tidak kebagian migor murah saat operasi pasar di Pasar Kangkungan.

Ketua Komisi II DPRD Lahat, Dedi Chandra meminta, Pemkab Lahat bisa memcari solusi terbaik dari kondisi ini. Kalaupun ada operasi pasar, diharapkan dilakukan secara merata, dilakukan juga di kecamatan-kecamatan. Mengingat kondisi warga di desa-desa, juga sulit mendapatkan migor ini.

“Kondisi ini harus jadi perhatian Pemkab Lahat. Kita prihatian dengan kondisi ini, sampai kapan warga akan berburu dan mengantri migor ini. Kepada masyarakat juga dipinta, bagi yang masih ada stok, harus tahan diri. Agar warga lain bisa kebagian migor juga,” sampa Dedi Chandra. (heru)


H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

H Tama Calon Tunggal Ketua Demokrat Ogan Ilir

Palembang, Detik Sumsel — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bakal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.