FDK UIN RaFa Bahas Sertifikasi Pembimbing Menasik Haji | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Walaupun Penyelenggaraan haji tahun 1442 H/ 2021 M dibatalkan karena pandemi Covid 19 belum terkendali dihampir semua negara. Namun, peran pembinaan bagi pendamping haji harus diperkuat, termasuk dengan perluasan sertifikasi pembimbing menasik haji di Sumatera Selatan.

FDK UIN RaFa Bahas Sertifikasi Pembimbing Menasik Haji

Palembang, Detik Sumsel- Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Dr. Achmad Syarifuddin, MA dan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan, H. Armet, SH melakukan pertemuan membahas tentang sertifikasi pembimbing menasik haji. Rabu, (7/7).

Walaupun Penyelenggaraan haji tahun 1442 H/ 2021 M dibatalkan karena pandemi Covid 19 belum terkendali dihampir semua negara. Namun, peran pembinaan bagi pendamping haji harus diperkuat, termasuk dengan perluasan sertifikasi pembimbing menasik haji di Sumatera Selatan.

“Pandemi Covid-19 pun berdampak pada perencanaan kegiatan sertifikasi bagi pembimbing haji,” ungkap Armet.

Baca Juga :   Mesin Combain Mudahkan Petani Memanen Padi 

Armet lebih lanjut menambahkan, sehubungan pandemi virus Covid-19 yang belum berakhir, bahkan meningkat belakangan ini, maka kegiatan sertifikasi pembimbing haji ditunda sementara waktu, tapi nanti akan diatur kembali sesuai protokoler kesehatan di masa pandemi.

Menyahuti wacana tersebut, Dekan FDK UIN Raden Fatah, Dr. Achmad Syarifuddin, sepakat juga untuk menunda sementara waktu kegiatan sertifikasi pembimbing haji. Menurutnya, dunia tengah di uji dengan wabah Covid-19 dan sudah sepatutya setiap orang wajib beriktiar dalam mencegah penularan virus itu.

“FDK UIN Raden Fatah berkomitmen untuk mendukung terwujudnya sertifikasi pembimbing Haji yang berkompeten di Sumatera Selatan,” ujar Dr. Achmad Syarifuddin.

Baca Juga :   Soal Anggaran Pelantikan DPRD, Ini kata Sekwan OKI

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Chandra Darmawan M.Hum, Ketua Jurusan Manajemen Dakwah FDK UIN Raden Fatah.

“Adanya kekhawatirkan munculnya penyebaran virus corona karena mengingat banyaknya jumlah peserta yang akan terlibat dalam acara sertifikasi pembimbing haji dan akan berlangsung selama 10 hari nantinya. Maka pada prinsipnya UIN Raden Fatah, dalam hal ini FDK melalui Jurusan Manajemen Dakwah akan mengikuti setiap prosedur dari Kementerian Agama Republik Indonesia tentang kegiatan sertifikasi pembimbing haji,” ujar Chandra Darmawan.(Rilis Humas UIN RaFa)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Sepuluh Anak Ikuti Khitanan Gratis RT 20 Talang Aman

Palembang, Detik Sumsel – Rukun Tetangga (RT) 20 Melaksanakan Khitanan gratis di wilayah RT. 20 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *