First Responder Saat Evakuasi, Anggota Brigade Dapat Pelatihan BHD | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Sejumlah Dokter Spesialis saat memberikan pengetahuan dasar dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada anggota Brigade

First Responder Saat Evakuasi, Anggota Brigade Dapat Pelatihan BHD

Pagaralam, Detik Sumsel- Anggota Balai Regestrasi Gunung Dempo (Brigade) harus memiliki pengetahuan tentang bagaimana menyelamatkan pendaki saat berada dalam kondisi sakit dan kecelakaan. Hal ini karena Brigade salah satu garda terdepan dalam penyelamatan jika terjadi sesuatu pada pendaki Gunung Dempo.

Jadi demi mematangkan kesiapan semua anggota jika terjadi sesuatu hal di Gunung Dempo, Brigade mengundang sejumlah dokter spesialis untuk memberikan pengetahuan dasar dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD) jika ada pendaki yang mengalami berbagai kondisi kedaruratan yang mengancam hidup mereka saat mendaki.

Brigade menggelar pelatihan Kegawat Daruratan Medis Dalam Pendakian dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk memberikan pengetahuan jika terjadi hal yang mengancam jiwa pendaki dibidang medis.

dr Ahmad Tagar Regiun didampingi dr  Ahmad Angga Luthfi SpAn mengatakan, bahwa pelatihan yang digelar yaitu “Kegawat Daruratan Medis Dalam Pendakian dan Bantuan Hidup Dasar”.

“Mengingat kawan-kawasan di Brigade  salah satu garda terdepan atau first responder dalam evakuasi kepada pendaki bila terjadi keadaan yang tidak diinginkan alangkah baiknya semangat dan usaha keras mereka selama ini kita lengkapi dengan keilmuan yang memadai dan sesuai kompetensi mereka,”katanya, Minggu (9/10)

Pihaknya melakukan pelatihan bagaimana melakukan tindakan dasar jika ada pendaki yang mengalami kecelakaan dan harus mendapat bantuan medis agar nyawa mereka bisa diselamatkan.

“Bantuan hidup dasar ini sangat penting, karena dengan adanya pengetahuan ini maka para anggota Brigade bisa melakukan langkah darurat untuk menyelamatkan pendaki sebelum mendapat perawatan oleh tim medis,”ujarnya.

Pasalnya selama ini para anggota Brigade ini sering sekali melakukan evakuasi pendaki yang mengalami ganguan medis seperti hipotermia, kecelakaan bahkan kelelahan saat melakukan pendakian.

“Dengan adanya ilmu dasar itu maka mereka akan bisa melakukan tindakan medis sementara tampa harus ada tenaga medis langsung yang menangani. Pasalnya jika harus menunggu tenaga medis tiba dilokasi puncak Dempo maka kemungkinan buruk bisa saja terjadi terhadap pendaki. Namun jika tim Brigade sudah memiliki bekal BHD tadi paling tidak akan menjadi bantuan pertama,” jelasnya.

Harapannya ke depan pengetahuan tentang Bantuan Hidup Dasar (Basic Life Support) ini lebih bisa dikenalkan ke masyarakat awam dan diajarkan sedini mungkin bahkan ditingkat sekolah.

“Karena dinegara maju BHD memang sudah menjadi kompetensi umum yang harus dikuasai apalagi bagi “first responder” seperti BPBD, Damkar, Polisi, Satpam dan lain-lain,” ungkapnya.

Dian Saputra salah satu anggota Brigade mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan adanya pelatihan tersebut. Pasalnya pengetahuan BHD tersebut memang harus dimiliki anggota Brigade karena sering melakukan evakuasi pendaki.

“Dengan ilmu yang kami dapat ini, maka kami bisa memberikan pertolongan pertama jika ada pendaki yang sakit saat berada dipuncak Dempo bahkan dijalur,”pungkasnya.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Safari Berburu Bantu Petani Berantas Hama Babi Hutan

Lahat, Detik Sumsel – Gubernur Sumsel, H Herman Deru didampingi Wakil Bupati Lahat, Haryanto SE …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *