Fokus Benahi Transisi dan Penyelesaian Akhir | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Pelatih kepala Sriwijaya FC Kas Hartadi memberikan arahan kepada pemain pada laga ujicoba perdana di lapangan Stadion Atletik, Jakabaring Sport City (JSC), Sabtu (13/4) sore. (Media officer SFC)
Pelatih kepala Sriwijaya FC Kas Hartadi memberikan arahan kepada pemain pada laga ujicoba perdana di lapangan Stadion Atletik, Jakabaring Sport City (JSC), Sabtu (13/4) sore. (Media officer SFC)

Fokus Benahi Transisi dan Penyelesaian Akhir

Palembang, Detik Sumsel-Kegagalan Sriwijaya FC mencatatkan hasil positif pada laga perdana tur Pulau Jawa, usai dibekuk tim peserta Liga 3 Persebi Boyolali dengan skor 2-1, Minggu (28/4) sore. Menjadi pelajaran berharga bagi Pelatih kepala Kas Hartadi.

Tidak ingin cacatan buruk tim asuhannya berlanjut di pertandingan ujicoba berikutnya. Arsitek asal Solo ini langsung melakukan evaluasi, guna memperbaiki kekurangan yang ada.

Apalagi dilaga kedua Selasa (30/4) besok, Ambrizal dan kawan-kawan akan menghadapi tim dari Liga 1 Badak Lampung FC, yang secara kualitas tentunya lebih baik dari Persebi.

Menurut mantan juru taktik Kalteng Putra ini, selain terkendala kondisi lapangan yang tergenang air akibat hujan. Dia mengakui jika tim besutannya masih belum maksimal dalam menjalankan taktik dan strategi dilapangan.

“Transisi tim kita dari menyerang ke bertahan dan sebaliknya, masih belum belum berjalan dengan baik. Sehingga masih ada celah dari tim lawan untuk melakukan tekanan,”ungkapnya, Minggu (28/4).

Padahal kata Kas, pada setiap latihan dia selalu menekankan kepada pemain untuk selalu menjaga ritme dari menyerang ke bertahan dan sebaliknya. Karena hal itu sangat penting untuk menjaga keseimbangan permainan tim.

Terbukti, kondisi tersebut berhasil dimanfaatkan tim lawan pada pertandingan di Stadion Perjuangan, Desa Tumang, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah kemarin.

“Selain itu kita juga masih lemah dalam hal finishing (penyelesaian) akhir. Pemain belum saling memahami, sehingga sering terjadi salah pengertian. Kalau chemistery diantara pemain sudah dapat, tentu hasilnya akan lebih baik,” jelasnya.(iyop)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Pipa Minyak Mentah Adera Bocor, Ini Penjelasan Pertamina

PALI, Detik Sumsel- Lagi-lagi pipa minyak mentah bocor milik Pertamina Hulu Rokan ( PHR) Regional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *