Forum Puspa Minimalisir Kekerasan Perempuan dan Anak | Detik Sumsel
Detik
Pemprov

Forum Puspa Minimalisir Kekerasan Perempuan dan Anak

Indralaya, Detik Sumsel– Untuk meminimalisir kekerasan pada perempuan dan anak, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Ogan Ilir melakukan Sosialisasi Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) berlangsung di Kantor Dinas PPKBP3AD Pemda lama, Selasa (9/4).

Kepala Dinas PPKBP3AD, Drs Bustami melalui Sekretaris Dinas PPKBP3AD, Husni Dayati Ssos mengatakan, tujuan dari pembentukan forum ini untuk menjaga hak-hak agar tidak terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Meningkatan kapasitas lembaga masyarakat yang peduli dengan isu perempuan dan anak dengan membangun komunikasi dan mediasi kerja sama multi pihak sektor bisnis pemerintah lembaga swadaya masyarakat dan media untuk memperkuat jaringan forum komunikasi antar kabupaten dan kota, kecamatan sampai desa dan kelurahan melalu forum anak dan Puspa,” katanya.

Ia menambahkan untuk mecegah kekerasan terhadap perempuan dan anak di setiap desanya, terus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui Dinas PPKBP3AD.

“Ya, kita terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat di setiap desanya di wilayah OI untuk stop melakukan kekerasan perempuan dan anak. Sekaligus dengan terbentuknya forum puspa dan anak bisa mecegah kekerasan tersebut,” terangnya.

Sementara, Kepala Bidang Pemberdaya Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Sumsel, Dra Poniyem mengatakan mayoritas kekerasan pada perempuan dan anak terjadi dalam rumah tangga.

“Karena sering kali pelampiasan kekerasan yang dilakukan dalam rumah tangga yang menjadi sasaran itu istrinya yang menyebabkan seorang ibu sering meluapkan kekesalannya terhadap anaknya,” katanya.

Dikatakannya, faktor utama yang menyebabkan kekerasan terhadap anak, yaitu kemiskinan.

“Karena faktor ekonomi ini yang sering menyebabkan kekerasan terhadap perempuan dan anak dari laporan yang kita punya. Selain itu juga yang menjadi kekerasan perempuan dan anak dari usia 18 sampai 35,” jelasnya.

Ia menambahkan dengan adanya forum Puspa dan anak bisa membantu dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Khususnya Dinas PPKBP3AD yang terus melakukan sosialisasi sampai ke desa-desa untuk meminimalisir kekerasan terhadap perempuan dan anak,” pungkasnya. (AL)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Ironis.. Sejak Dua Tahun Digagahi Ayah Tiri

Indralaya, Detik Sumsel- Miris seorang anak perempuan berinisial AL (14) yang masih duduk dibangku sekolah …

One comment

  1. Semoga dengan adanya forum puspa ini bisa menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Oga Ilir. Aamiiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *