Gadai dan Cicilan Emas Masih Jadi Proyeksi Menjanjikan | Detik Sumsel
Pemprov

Gadai dan Cicilan Emas Masih Jadi Proyeksi Menjanjikan

Palembang, Detik Sumsel – Untuk menyerap pangsa pasar emas yang sampai saat ini masih menjadi salah satu pilihan investasi karena emas merupakab barang yang cepat diuangkan.

Oleh karena itu Bank Syariah Indonesia (BSI) akan tetap fokus mengarap sektor ini baik dari gadai maupun cicil emas. Bentuk keseriusan ini diwujudkan dengan melakukan penambahan outlet dari sebelumnya 10 outlet menjadi 13 outlet untuk wilayah Sumsel dan Bangka Belitung.

Area Manager BSI Palembang, Luthfi Bukhori mengatakan, bila dibanding tahun lalu tahun ini ada peningkatan digadai emas tapi untuk cicilab emas kondisinya kurang baik bila dibandingkan tahun lalu. Penurunan cicilan emas ini mungkin dikarenakan pengaruh margen yang dilakukan sehingga banyak yang tidak fokus pada penjualan produk, dan juga kemungkinan memang adanya kebutuhan lain dari nasabah sehingga menunda cicilan emas

“Iya memang ada penurunan yang signifikan diproduk cicilan emas. Tapi untuk produk gadai justru ado kenaikan yang cukup baik,” jelas Luthfi ketika dibincangi via telepon, Rabu (14/09).

Ia menambahkan, untuk gadai emas sampai Agustus 2021 tumbuh sekitar 8 persen dibanding Desember 2020. Meski tumbuh tidak signifikab tapi setidaknya gadai bisa mendongkrak penjualan dari sisi produk gadai dan cicil emas.

Sampai dengan Akhir Agustus kemarin gadai emas tumbuh sebesar Rp 6,67 miliar atau sekitar 15 persen dibanding tahun lalu. Jik tahun lalu gadai emas menyentuh angka Rp 43,76 miliar, maka saat ini gadai menyentuh angka Rp 50,4 Miliar atau naik 15 persen.

Sedangkab dari sisi cicilan emas mengalami penurunan dari Rp 26,4 miliar ke Rp 21,1miliar atau turun sebesar Rp 4,43 miliar ditahun ini.

Jadi kata Luthfi, kalau secara keseluruhan toning digadai dan cicil emas tumbuh Rp 23 miliar, dari Rp 69 miliar menjadi Rp 71 miliar ditahun ini.

“Kita masih optimis meski cicil emas turun tapi disisi gadai emas kita justru mengalami peningkatan. Ya saling tutupi antara kedua produk tersebug,” tegasnya.

Ia menambahkan, gadai emas masih menjadi proyeksi ditahun ini, karena masyarakat masih banyak berpikir emas masib menjadi instrumen investasi yang mudah diuangkan.

“Sampai akhir tahu kami targetkan volume gadai dan cicil emas sebesar Rp 100 miliar untuk Oustanding tahun ini.”tutupnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Angin Segar Bagi Dealer, PPNBM Diperpanjang Hingga 31 Desember

Palembang, Detik Sumsel – Pemerintah kembali memperpanjang diskon pajak atau Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *