Gas Melon Langka, Warga Pagaralam Rela Antri Panjang di Operasi Pasar | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Antrian warga untuk mendapatkan Gas 3 kg di Pagaralam

Gas Melon Langka, Warga Pagaralam Rela Antri Panjang di Operasi Pasar

Pagaralam, Detik Sumsel- Terhitung sejak dua pekan terkahir ini, masyarakat Kota Pagaralam kesulitan mendapat elpiji subsidi 3 kilogram, baik di tingkat pengecer pangkalan maupun agen yang tersebar diwilayah Pagaralam.

Guna mengatasi kelangkaan gas yang akrab di sebut gas melon tersebut, Disperindagkop bekerjasama dengan Agen-agen gas 3 kg Pagaralam mulai melaksanan operasi Pasar disejumlah titik yang dikhususkan bagi masyarakat Pagaralam.

Salah satunya yang dipusatkan di lapangan merdeka Alun-alun utara Pagaralam dengan, antrian panjang warga sudah nampak sejak pagi hari. Dengan ketentuan satu orang hanya bisa menukar satu gas 3kg. Meskipun demikian walapun dengan kondisi pandemi antrean warga tak dapat dihindari. Namun pihak Disperindag didampingi anggota Polres Pagaralam mewajibkan warga yang mengantri wajib memakai masker.

Petugas Agen PT Tri Jaya Prima, Okta mengatakan, stok untuk operasi pasar kali ini pihaknya menyiapkan 560 tabung gas 3kg yang diperutukan bagi masyarakat khusus Kota Pagaralam.

“Sesuai dengan perintah Disprindagkop Pagaralam operasi Pasar akan dilakukan setiap hari, sampai kelangkaan gas kembali normal.”katanya, Selasa (5/10)

Okta menuturkan, salah satu penyebab kelangkaan gas subsidi 3kg karena adanya kerusakan SPBE di Kabupaten Lahat.

“Untuk kuota tidak ada pengurangan, namun karena satu SPBE rusak, pengiriman menjadi terhambat, ditambah juga dengan susahnya mobil pengangkut gas mendapatkan BBM jenis solar, sehingga menambah lama waktu pengiriman.”ujarnya.

Sementara itu salah satu warga Kos (46) berharap operasi pasar tersebut dapat dilaksanakn secara rutin. guna meminimalisir kelangkaan gas berkepanjangan.

“Hal ini juga untuk meminimalisir oknum yang menjual gas 3kg diatas HET seperti yang terjadi di wialayah Tanjung Sakti Lahat, menurut info karena kelangkaan tersebut ada yang menjual gas 3kg hingga 50ribu,”pungkasnya. (rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Gubernur Akan Perbaiki Jembatan Gantung Desa Lontar

Baturaja, Detik Sumsel – Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru berjanji akan segera memperbaiki jembatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *