Gegara Hal Sepele, Ayah dan Anak Bacok dan Keroyok Tetangga Hingga Luka Parah | Detik Sumsel
Detik
Kapolsek Ilir Barat I Kompol Roy A Tambunan menunjukkan barang bukti parang yang digunakan tersangka Aliot Hadi untuk membacok korban

Gegara Hal Sepele, Ayah dan Anak Bacok dan Keroyok Tetangga Hingga Luka Parah

Palembang, Detik Sumsel — Hanya karena permasalahan sepele, Aliot Hadi (42) dan Diki Prata Yudha (19) dua beranak warga Jalan Letnan Jaimas, Lorong H Totong, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang ini nekat mengeroyok dan membacok M Sodri tetangga sendiri hingga mengalami luka parah dibagian kepala dengan 25 jahitan.

Pengeroyokan ini terjadi didepan rumah korban di Jalan Letnan Jaimas, Lorong H Totong, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang Kamis 16 Desember 2021 lalu.

Usai membacok dan mengeroyok korban, Aliat dan Diki sempat kabur ke Muara Enim dan akhirnya ditangkap anggota Reskrim Polsek Ilir Barat I setelah kembali ke Palembang.

Dihadapan polisi, tersangka Diki menceritakan sebelum ia dan bapaknya mengeroyok korban ia sempat menegur korban dengan kata kasar lantaran korban mengejeknya dengan kata – kata kalau miskin jangan banyak gaya.

“Karena dia mengusuk saya, lalu saya balas dengan kata. “Oy anj… Kau tu jangan suka membicarakan orang”. Saat itu korban marah, langsung saya dekati dan saya dekat langsung saya pukul wajahnya,”kata Diki.

Sementara itu, Aliot Hadi ayah tersangka Diki yang membacok korban mengaku ia baru terbangun dari tidur lalu mendengar anaknya ribut dengan tetangga ia pun keluar dengan membawa sebilah parang secara spontan langsung membacok kepala korban sebanyak empat kali bacokan

“Saya khilaf baru bangun tidur mendengar anak saya ribut saya keluar sambil bawak parang saya bacok korban. Memang korban itu sering mengusik anak saya itulah yang membuat saya kesal sama korban, kami sama korban itu berdekatan rumah kami,”katanya.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Roy A Tambunan mengatakan motif pengeroyokan dan pembacokan yang dilakukan dua beranak terhadap tetangganya sendiri dilatarbelakangi persoalan sepele karena korban sering meledek salah satu pelaku. Korban dan pelaku bertetangga sering cek cok mulut.

“Pada saat kejadian korban hendak pergi ngojek didatangi tersangka Diki lalu mencaci maki korban dengan kata kata kasar. Hal ini dikarenakan korban terlebih dulu mengatai korban. Akhirnya korban dan tersangka Diki ribut mulut dan didengar tersangka Aliot Hadi dari dalam rumah sambil membawa parang langsung membacok kepala korban empat kali bacokan hingga korban luka parah,”ujarnya.

Dikatakan Roy, korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan tangan. Luka bacok dibagian kepala mendapat jahitan sebanyak dua puluh jahitan. Korban saat ini sudah pulang kerumah dan menjalani rawat jalan.

“Untuk kedua pelaku kami jerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. Untuk barang bukti sebilah parang dan baju korban sudah kami amankan sebagai barang bukti,”pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Lanal Palembang Vaksinasi 165 Siswa SD Negeri 64 Palembang

Palembang, Detik Sumsel — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang melalui Balai Pengobatan kembali melaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *