Gelar Refreshment AMI 2021, LPM Tingkatkan Kompetensi Auditor | Detik Sumsel
BNI"

Gelar Refreshment AMI 2021, LPM Tingkatkan Kompetensi Auditor

Palembang, Detik Sumsel– Pada era reformasi sekarang ini, institusi pendidikan dituntut dengan berbagai peningkatan kualitas pendidikan termasuk meningkatnya kebutuhan masyarakat selaku stakeholder akan akuntabilitas institusi dengan cara mengembangkan suatu sistem manajemen yang berkualitas yang disebut Sistem Manajemen Mutu. Salah satu upaya untuk membangun sistem manajemen mutu yang baik yaitu dengan memiliki Komitmen mutu yang merupakan salah satu prinsip yang harus dimiliki oleh suatu organisasi termasuk institusi pendidikan.

Hal inilah yang dilakukan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), yaitu melakukan Refreshment Auditor sebagai persiapan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) periode 2021 yang akan berlangsung dari tanggal 11 s/d 18 Oktober 2021. Kegiatan refreshment tersebut berlangsung pada Jum’at (8/10/2021) secara daring (online) dan dipandu langsung oleh Sekretaris LPM Mukti Ali, M.Pd.I dengan dihadiri oleh Tim Auditor, Ketua dan Sekretaris LPM, para Kapus dan staff LPM.

Dalam sambutannya Ketua LPM Dr. Syahril Jamil, M.Ag menyampaikan pentingnya pelaksanaan Audit Mutu Internal. Pasalnya, perkembangan zaman menuntut adanya evaluasi diri sebagai wujud adanya kesadaran bersama mengenai peningkatan mutu. “Sejatinya kegiatan audit ini harus kita lakukan dengan baik, terstruktur, dan semaksimal mungkin karena AMI ini akan menjadi salah satu instrument untuk kita melakukan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM). Berdasarkan AMI yang kita lakukan ini, maka kemudian kita akan melakukan pemetaan-pemetaan tentang dimana titik-titik kekuatan dan kelemahan kita. Sehingga kemudian kedepannya bisa diperbaiki, oleh karena itu ditengah keterbatasan yang ada saat ini, kami sangat berharap apa yang kita lakukan bisa berjalan dengan baik.” Jelasnya.

Seperti pepatah yang mengatakan bahwa ilmu yang tidak diamalkan bagaikan pohon yang tidak berbuah. Audit mutu ini adalah perwujudan dari bentuk pengamalan ilmu yang telah di dapat oleh segenap pihak di dalam kampus.

“Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih atas terlaksanakannya AMI pada tahun ini, bagaimanapun kondisinya AMI tetap bisa berjalan walau dengan keterbatasan kita saat ini. Selanjutnya terkait pelaksanaan teknis, tentang bagaimana objek dan fokus untuk melakukan AMI serta beberapa perkembangan-perkembangan terkait instrument baru yang digunakan akan disampaikan langsung oleh Kapus Pengembangan Standar Mutu.” Tambahnya.

AMI sendiri merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh Perguruan Tinggi sebagai bentuk refleksi evaluasi diri yang dilakukan oleh institusi. AMI ini memiliki tujuan di antaranya untuk mengetahui tingkat kesesuaian dan keefektivan implementasi Sistem Manajemen Mutu yang telah ditetapkan dan menjadi penuntun.

Sementara itu Indrawati, M.Pd selaku Kapus Pengembangan Standar Mutu dan Narasumber pada pelaksanaan refreshment kali ini juga menyampaikan pentingnya mengingat kembali apa saja yang akan dilakukan pada audit mutu internal kali ini. “Audit yang kita lakukan adalah Audit Mutu Internal yang berbasis pada kriteria BAN-PT dan Klausul ISO 9001:2015, di UIN Raden Fatah sendiri untuk audit internalnya sudah berbasis ISO 9001:2015 dan sudah di kombinasikan juga dengan sembilan kriteria (audit SPMI). Ada beberapa klausul di ISO sama dengan yang ada pada kriteria BAN-PT, kami juga sudah menyusun kriterianya dan nanti akan kita lihat kembali bersama-sama.”

“Area audit kita ada 2, Pertama audit tingkat fakultas, lembaga, dan unit-unit yang menggunakan instrument APT 9 kriteria dan klausul ISO 9001:2015. Kedua, audit tingkat fakultas dan prodi yang menggunakan instrument APS 9 dan klausul ISO 9001:2015. Berbeda dari tahun sebelumnya yang mencakup keseluruhan kriteria, pada tahun ini tema AMI kita hanya ada pada kriteria 6 (enam).” Tutupnya.

Lalu bagaimana sistem AMI yang sedang berjalan saat ini??bagaimana mekanisme audit??tema audit??formulir dan siapa saja auditornya!! Empat hal inilah yang akan menjadi pembahasan penting pada refreshment auditor kali ini.

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

1700 Anak Di OKU Dapat Makanan Tambahan Sehat

Baturaja, Detik Sumsel – Sebanyak 1700 anak-anak PAUD menerima makanan tambahan sehat dalam kegiatan pemberian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *