Gelar Workshop, Kampus Unsri Bentuk Tim PKM Sekaligus Hadirkan Praktisi dan Akademisi | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Kegiatan Workshop Kampus Unsri yang digelar di The Alts Hotel Palembang

Gelar Workshop, Kampus Unsri Bentuk Tim PKM Sekaligus Hadirkan Praktisi dan Akademisi

Palembang, Detik Sumsel – Pandemi Covid-19 yang hadir sejak awal tahun 2020 memaksa Pemerintah serta Instansi Pendidikan untuk merubah aturan kegiatan tatap muka yang mana sebelumnya dilakukan secara langsung (offline) bertransformasi secara online atau daring melalui platform – platform online meeting yang tersedia seperti zoom, webex, google meet dan lain sebagainya.

Menyikapi fenomena aturan tatap muka secara online, Universitas Sriwijaya selaku Institusi Pendidikan Tinggi Negeri di Sumatera Selatan sengaja mengadakan rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yakni kegiatan Workshop di The Alts Hotel Palembang, Rabu (29/09) kemarin.

Tim PKM yang terdiri dari Dosen Universirtas Sriwijaya dalam hal ini menginisiasi kegiatan Workshop Strategi Peningkatan Serapan Alumni di Industri sebagai Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi dalam kondisi pandemi Covid-19.

Ketua PKM, Deris Stiawan, M.T., Ph.D menjelaskan, dengan mengundang praktisi dan akademisi dari berbagai Universitas di Palembang, kegiatan tersebut juga kerjasama dengan CDC (Career Development Center) atau pusat pengembagan karir UNSRI.

Dikatakannya, dalam kegiatan itu juga, UNSRI telah mempersiapkan Virtual Job Fair yang bertujuan untuk meningkatkan angka serapan bagi lulusan Universitas.

“Kami berharap kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi titik awal bagi membuka kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mensukseskan kegiatan cCareer Expo yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2021 ini,” kata Deris.

Disampaikannya, bahwa kolaborasi dan sinergi yang mendukung interaksi dunia industri dan lulusan universitas secara selama masa pandemi terutama pada wilayah sumatera selatan, Bangka
Belitung, Lampung dan Bengkulu.

“Mengingat pentingnya kegiatan career expo bagi penyerapan tenaga
kerja, maka Universitas Sriwijaya bekerjasama dengan Indonesia Career Center Network (ICCN) dan bebrapa pihak lain dalam menyelengarakan kegiatan secara virtual yang mempertemukan dunia industri dengan alumni-alumni terbaik universitas dengan tetap memenuhi protokol kesehatan selama masa pandemic,” ujarnya.

Sementara, Ketua CDC UNSRI, Dr Meilinda, M.Pd dalam sambutannya menjelaskan, bahwa Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tersebut merupakan bagian dari skema pengabdian terintegrasi dengan penerapan IPTEK atas dasar kebutuhan masyarakat, terutama pusat karir dan Kemahasiswaan PTN dan PTS yang berada di wilayah sumbagsel.

“Ide pengabdian ini lahir dari permasalahan rendahnya daya
serap alumni Fresh Graduate dari Universitas-universitas yang ada Indonesia khususnya di Sumbagsel,” tuturnya.

Dijelaskannya, standar Indikator Kinerja Universitas (IKU) pada point pertama yakni kesiapan kerja lulusan
dengan mengukur persentase lulusan S1 dan D4/D3/D2 yang berhasil mendapat pekerjaan, melanjutkan study atau menjadi wiraswasta dengan kriteria pekerjaan berupa mendapatkan upah sebesar 1, 2 kali Upah Minimum Regional (UMR) di perusahaan swasta, Organisasi nirlaba, Institusi bilateral, lembaga pemerintah ataupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Kegiatan workshop pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh 71 peserta
dari berbagai pusat karir PTN dan PTS yang ada di wilayah LLDIKTI II,” jelasnya.

Menurutnya, adanya skema PKM terintegrasi tersebut membantu pusat karir saling berkoordinasi dan berbagi penyelesaian permasalahan yang dihadapi pusat karir-pusat karir dan kemahasiswaan dan pada akhirnya akan meningkatkan akreditasi universitas berdasarkan Indikator Kinerja Universitas.

Ditempat yang sama, Kandidat Doktor Ilmu Komputer dan Peneliti Bidang Keamanan Siber UNSRI, Ahmad Heryanto, M.T menjelaskan, di era internet, serangan cyber telah menjadi ancaman serius dan terus berevolusi dengan bentuk yang bervariasi.

“Malware, seperti virus, trojan, ransomware, dan bot telah digunakan oleh threat actor sebagai senjata dalam membentuk serangan cyber terhadap victim. Malware menjadi ancaman yang sangat potensial untuk membuat keamanan komputer lebih rentan,” jelasnya

Diceritakannya, bahwa pada tahun 2020, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya telah
mengembangkan alat penangkal serangan cyber berbasis Small Board Computer Network Security Appliances, alat tersebut telah mendapatkan HAK CIPTA dengan nomor permohonan
EC00202050074 dan telah di terima pada tanggal 16-11-2020. “Alat ini merupakan alat hasil penelitian yang telah di kembangkan sejak tahun 2015,” paparnya.

Ahmad Heryanto menambahkan, pada penelitian yang dikembangkan, telah menghasilkan berbagai publikasi prosiding dan jurnal terindek SINTA, Scopus (Q1-Q4) dan WOS. Serta protipe industri Network Security Appliances.

“Dengan adanya Small Board Computer (SBC) memungkinkan individu untuk mendapatkan perangkat dengan harga yang terjangkau, portabel,
dan hemat daya,” tambahnya.

Masih dikatakannya, IDS/IPS diharapkan juga dapat mewujudkan sistem yang lebih selektif dan
responsif dalam menentukan mana yang merupakan normal traffic dan mana yang merupakan akses malicious traffic sekaligus mewujudkan system yang memiliki efisiensi sumber daya.

“Agar protipe alat network security appliances ini dapat dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk
mengamankan jaringan komputer dari ancaman serangan cyber,” tuturnya.

Sementara, Peneliti Virutal dan Argumented Reality, Pacu Putra,
B.CS., M.CS menambahkan, melalui kegiatan tersebut juga, dilakukan juga berbagai demonstrasi penggunaan Augmented Reality pada pemasaran
perumahan, Penggunaan Augmented Reality sebagai media pembelajaran, penggunaan virtual reality dalam wisata museum, dan lain-lain.

Selain itu, pihaknya juga nampak melakukan demonstrasi pembuatan Virtual Tour dengan tools Bernama Theasys. “Dengan menggunakan Theasys, peserta kegiatan pengabdian kali ini diharapkan dapat membuat virtual reality dengan mudah, sehingga hasil dari kegiatan ini dapat diterapkan
pada lingkungan peserta masing-masing,” singkatnya.

Diketahui, peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut terdata berasal dari Industri dan pemerintahan di Sumatera Selatan, seperti PT. Pusri
PT. Semen Baturaja, PT. Bank Sumsel Babel, Diskominfo Sumsel, PT. PLN, Diskominfo Kabupaten Ogan Ilir serta beberapa dari UMKM atau Startup di kota Palembang. (Ril).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Sriwijaya Leadership Training, Mahasiswa Harus Memiliki Jiwa Kepemimpinan

Palembang, Detik Sumsel — Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dan calon pemimpin dituntut harus memiliki …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *