Gelombang COVID-19 di Pagaralam Merajalela | Detik Sumsel
Pemprov
Operasi Yustisi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam

Gelombang COVID-19 di Pagaralam Merajalela

Pagaralam, Detik Sumsel- Dari Operasi Yustisi yang setiap hari yang digelar Polres Pagaralam bersama instansi terkait rupanya masih banyak ditemukan aktifitas masyarakat diluar rumah terutama di pusat keramaian seperti pasar Dempo Permai, Terminal Nendagung, tempat hajatan, tempat ibadah dan tempat wisata masih terpantau tidak mematuhi Protkes Covid-19.

Kesadaran memakai masker yang sangat rendah di masyarakat apalagi ditambah mobilitas masyarakat yang masih tinggi membuat gelombang serangan virus corona masih menjadi ancaman berbahaya di masyarakat.

Kepala Bidang P2P Dinkes Kota Pagaralam Suwirman Sehubungan konfirmasi Penambahan Pasien Positif dan meninggal dunia akibat Covid-19 Per Tanggal 09 Juli 2021 di Wilayah Kota Pagaralam, dari hasil pemeriksaan RT. PCR Metode Real Time N.Cov 2019 di UPT Laboratorium Kesehatan Kabupatwn Lahat setidaknya ada Penambahan 15 (lima belas) Kasus Pasien Positif Covid-19 dan sampai subuh tadi terdapat 3 orang suspek Covid 19 yang dinyatakan meninggal dunia.

“Pada 15 kasus covid 19 baru kali ini Kecamatan Pagaralam Utara masih mendominasi dengan 9 kasus, sedangkan sisanya masing-masing 4 dari Kecamatan Pagaralam Selatan dan 2 dari Kecamatan Dempo Utara.”katanya, Sabtu (10/7)

Selain update penambahan kasus baru, Suwirman juga mengungkapkan update 19 pasien yang selesai menjalani pemantauan dan 3 orang suspek Covid 19 yang meninggal dunia yang berasal dari 2 warga Pagaralam Selatan dan 1 warga Dempo Utara.

“Diperkirakan penambahan pasien Covid-19 akan terus bertambah mengingat proses tracking dan testing akan terus dilakukan terhadap masyarakat yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya.”ujarnya.

Karena sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/ 413/ 2020, tentang pedoman, pencegahan dan pengendalian Covid-19 untuk tracking dan testing akan dilakukan kepada orang yang kontak erat dg suspek covid 19 minimal 15 menit dan kontak dibawah 1 meter.

Sampai berita ini diturunkan Pagaralam masih menyandang Zona Orange kemudian untuk Rincian seluruh perkembangan Covid-19 di Kota Pagaralam, Total mencapai 314 orang dengan rincian 17 orang meninggal dunia (14 positif covid dan 3 suspek covid), pasien isolasi 52 orang, Selesai Pemantauan 248 orang.

Terkait kenaikan yang cukup mengerikan ini membuat Kapolres Pagar Alam Akbp Dolly Gumara, S.IK, MH angkat bicara Bahwa kami dari Polres Pagaralam selalu berupaya dalam antisipasi penyebaran Covid-19 mulai dari himbauan secara langsung maupun himbauan melalui media sosial bahkan tidak segan2 melakukan memberikan tindakan disiplin yustisi sesuai Perwako No. 30 Tahun 2020.

“Selain itu Kapolres menambahkan pula bahwa untuk memastikan pelaksanaan prokes di tempat hajatan, tempat ibadah dan tempat wisata berjalan dengan baik dan memenuhi ketentuan maksimal 50 % kapasitas, polres sudah menempatkan personelnya untuk melakukan pengamanan dan pengawasan prokes bersama instansi terkait bahkan pernah diantaranya penyelenggara hajatan yang ditindak yustisi dan dihentikan acaranya oleh aparat gabungan karena sudah diingatkan 3 kali unt patuhi prokes namun tidak dijalankan dengan baik,”tegasnya.

Kapolres pun menekankan kepada warga yang menggelar acara hajatan agar protokol kesehatan benar-benar dipatuhi apabila masih ditemukan Tempat cuci tangan hanya sekedar formalitas semata, kemudian penggunaan masker yang tidak benar maka kami dari Polres Pagar alam dan instansi terkait, demi memutus rantai penyebaran covid-19 tidak segan-segan untuk membubarkan acara tersebut.

“Saya mohon kepada masyarakat khususnya warga kota Pagaralam agar mengurangi mobilitas yang tidak perlu dan tetap ikhtiar dengan patuhi protokol kesehatan bahkan sangat diminta untuk memakai Masker yg didobel pemakaiannya mengingat Varian Delta yang berbahaya ini diduga sudah masuk di Sumatera Selatan,”pungkasnya.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Warga Sumsel Beri Support Alex Noerdin, Dodi Reza : Terima Kasih Semuanya

Palembang, Detik Sumsel- Tak hanya dukungan secara langsung, namun support dan doa diberi warga Sumsel …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *