Geser Bisnis Konvensional | Detik Sumsel
Pemprov
Pengamat Ekonomi dari UM Palembang, Amidi

Geser Bisnis Konvensional

Lipsus, Detik Sumsel- Pengamat Ekonomi dari Universitas Muhammadiyah, Amidi menilai, pertumbuhan jastip secara tidak langsung menambah peluang bisnis bagi pelaku bisnis, meningkatkan peluang kerja di bidang jasa, mempercepat arus barang masuk ke suatu tempat serta meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah.

Namun kata Amidi maraknya jastip ini memberikan pengaruh terhadap bisnis konvensional. Bisnis konvensional akan bersaing ketat dengan jasa titipan (Jastip) yang sudah ada seperti kantor pos akan menjadi saingan bagi pelaku bisnis konvensional.

Maraknya bisnis online yang terjadi saat ini, dimana semua barang bisa dibeli secara online. Dia menambahkan, kalau dilihat dari sisi ekonomi jastip ini merupakan pergeseran bisnis.

“Tadinya kita lebih memilih bisnis  konvensional ke retail perdagangan eceran sekarang beralih ke jasa titipan,” jelasnya kepada detiksumsel.com.

Amidi menambahkan, dalam jangka panjang bisnis ini akan semakin tumbuh dan semakin marak, karena bisnis Jastip ini menjadi bisnis yang mengiurkan dan simpel.

Bisa dipastikan untuk waktu yang lama bisnis jastip ini akan mengeser bisnis konvensional, dan bila bisnis konvensional tidak kreatif dan tidak mengikuti perkembangan zaman maka dikhawatirkan gulung tikar.

“Agar bisa terus bersaing dengan perkembangan bisnis yang ada, pelaku usaha konvensional harus segera lakukan inovasi produk, efisiensi  produk, efisiensi harga dan harus ada verifikasi produk bila ingin tetap tumbuh berbarengan dengan jasa titipan,” jelas Amidi.

Menghadapi kondisi ini peran serta Pemerintah dalam hal pembuatan payung hukum sangat dibutuhkan untuk mengatur tentang kewenangan bisnis online dengan  bisnis konvensional agar bisa berjalan beriringan.(May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Diduga Ada Kekerasan, Polisi Bongkar Makam Madon untuk Dioutopsi

Palembang, Detik Sumsel — Satreskrim Polrestabes Palembang mendatangkan dokter forensik untuk membongkar makam Madon (14) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *