Google PHK 12 Ribu Orang, Karyawan Mengaku Merasa Dikhianati Perusahaan

Iklan detik Sumsel

Palembang, Detiksumsel.com – Sederet perusahaan tekno dengan serempak melakukan PHK. Salah satu di antaranya ialah Google yang baru saja memberhentikan 12 ribu karyawan.

Tentunya pemberhentian ini tidak diterima dengan baik oleh seluruh mantan karyawan tersebut.

Salah satu yang curhatkan kekecewaannya ialah Kate Olaskiewicz, mantan Human Thrust Strategist di Google.

Dia menjelaskan kalau dia merasa syok akan kabar pemberhentiannya yang dikirim lewat email. Dia juga mempertanyakan bagaimana perusahaan mengeksekusi siapa yang berhak dipecat.

“Saya masih shock dan masih memproses kabar ini. Saya tidak setuju dengan cara bagaimana PHK ini dieksekusi dan dari yang saya tahu, saya kecewa hal ini dilakukan,” tulisnya di LinkedIn.

Dia mengaku telah memberikan semuanya untuk perusahaan tersebut, Kate merasa dikhianati mengetahui dirinya akan dilepas begitu saja setelah segala jasanya.

“Saya telah mencurahkan segalanya untuk pekerjaan saya. Rasanya sulit ketika Anda merasa dikhianati tapi tidak ada seorang pun yang bisa menjadi luapan kemarahan ini,” tambahnya.

Jika ada satu pelajaran yang ia ambil dari pengalaman ini ialah perusahaan sebesar dan sangat bergengsi seperti Google tidak menjamin masa depan pegawainya akan terjamin.

Pemecatan ini terjadi pada semua divisi, dan bahkan pegawai yang dinilai berperforma tinggi ikut menjadi sasaran pemecatan.

Hal ini membuat spekulasi kalau Google memecat karyawannya bukan berdasarkan performa kerja, tetapi secara acak.

Jeremy Joslin, juga bagikan tanggapannya tentang PHK massal di Google. Ia telah berjasa selama 20 tahun di perusahaan itu dan dia merasa sangat kecewa hari terakhirnya di perusahaan hanya lah melihat sebuah email.

“Sulit bagi saya mempercayai hal ini setelah 20 tahun bekerja di Google. Saya tak mengira mengetahui hari terakhir saya di Google melalui email. Sungguh sebuah tamparan. Saya ingin mengucap selamat tinggal pada semuanya secara fisik,” tulis salah satu pegawai Google yang kena PHK, Jeremy Joslin.

Komentar