Gubernur Minta Pengusaha Pempek Jadi Makanan Universal | Detik Sumsel
Detik

Gubernur Minta Pengusaha Pempek Jadi Makanan Universal

Palembang, Detiksumsel – Berbagai upaya terus dilakukan para pelaku usaha kuliner khususnya pempek untuk bisa mempromosikan daganganya selama masa Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk diIndonesia.

Salah satu yang dilakuka pada pelaku usaha pempek yabg berada dibawah Asosiasi Pengusaha Pempek (Asppek) kota palembang, yang membuat gebrakan dengan menghadirkan metode Retort agar pempek bisa bertahan lama sehingga bisa diekspor hingga keluar negeri.

Ketua Asosiasi Pengusaha Pempek (Asppek) Kota Palembang. Yenni Anggraini mengatakan, pihaknya mengambil hikmah dari Pandemi Covid-19 yang berlangsung saat ini dimana para pelaku UMKM kuliner Pempek ini mengubah bisnis dari yang tadinya offline menjadi online, menjadikan pengusaha pempek lebih kreatif dan inovatif termasuk memecahkan problem solving pempek agar pempek dapat bertahan lama melalui metode Retort.

“Selama ini masalah kami adalah, pempek yang tidak bisa bertahan lama, hanya bertahan 3 hari dalam bentuk Frozen. Tapi dengan inovasi, kami mampu membuat pempek dengan alat retort,”Jelas yani disela sela kegiatan HUT Asppek yang ke 4 di Thezurri, Kamis (13/01)

Retort adalah alat sterilisasi dimana pempek yang sudah divakum dalam wadah plastik maupun alumunium foil kemudian disterilkan dalam mesin retort bertekanan tinggi dalam suhu 150 derajat selama 15 menit untuk membunuh mikroba yang menjadi penyebab pempek tidak bisa tahan lama.

“Alhamdulillah, untuk alat Retort ini kami juga dibantu oleh Bank Indonesia dengan memberikan 20 alat retort, sehingga ke depan pedagang pempek akan berinovasi untuk meningkatkan daya manusia.”Katanya

Gubernur Sumatera Selatan , H Herman Deru meminta pengusaha kuliner Pempek untuk menggaungkan pempek menjadi makanan yang universal.

“Ini tugas para pelaku usaha pempek di Palembang, untuk meuniversalkan pempek ini, menjadi makanan bukan identitas. Tidak hanya jadi makanan orang Palembang tapi kalau bisa menjadi makanan seluruh orang.”katanya

Dia mengharapkan semua orang mengenal Pempek layaknya Bakso, Siomay dan Cilok yang menjadi makanan semua orang tidak hanya suku-suku tertentu.

Hal ini tentu saja membutuhkan dukunhan semua pihak, dinas terkait juga harus ijut membantu mempromosikan Pempek ini menjadi makanan semua orang. Pempek makanan universal, setiap orang bisa memakannya di mana saja.(May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Beri Pelatihan Bagi Keluarga Terdampak COVID-19

Palembang, Detik Sumsel- Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *