Gunakan Obeng Ketok, Pelaku Spesialis Curanmor di Silaberanti Dibedil | Detik Sumsel
Pemprov
Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan memimpin pres rilis tersangka Curanmor

Gunakan Obeng Ketok, Pelaku Spesialis Curanmor di Silaberanti Dibedil

Palembang, Detik Sumsel — Leviyansyah (34) warga Lorong Sederhana, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring Palembang ini hanya bisa duduk dikursi roda setelah kaki kanannya ditembus timah panas anggota unit V Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kamis (26/8/2021).

Tindakan tegas ini diberikan karena Levi melakukan perlawanan saat akan ditangkap di Jalan Kadir TKR, Lorong Diponegor, Kecamatana Gandus dalam kasus pencurian sepeda motor milik mahasiswa disalah satu kost an di Jalan Dempo Raya, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring pada 4 Agustus 2021 lalu.

Modus tersangka Levi berbeda dengan tersangka pada umumnya yang menggunakan kunci T. Namun tersangka Levi merusak kunci kontak sepeda motor yang dicurinya dengan obeng ketok, setelah kunci stang tersangka lalu menyambungkan kabel stater untuk menghidupkan mesin sepeda motor.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan didampingi Kanit V Kompol mengatakan Levi pelaku Curanmor diwilayah Silaberanti dalam menjalankan aksinya pelaku seorang diri.

“Pelaku mengambil motor dengan menggunakan obeng ketok lalu menghidupkan mesin sepeda motor setelah menyambungkan kabel stater. Dalam catatan kami aksi pelaku ini sudah sebanyak tiga kali. Dan selalu beraksi di kawasan Silaberanti di indekos milik mahasiswa di salah satu indekos di Kelurahan Silaberanti,”ujarnya.

Dalam aksinya tersebut pelaku berhasil menggasak sepeda motor Yamaha Mio warna merah muda nopol BG 5506 ES yang diparkir di dalam pagar.

Dihadapan polisi, Levi mengaku ia sudah tiga kali melakukan pencurian sepeda motor sasarannya motor yang terparkir didepan indekos mahasiswa yang tidak jauh dari rumah kediamannya.

“Bukan pakai kunci letter T tapi obeng panjang. Sudah aku rusak, terus kabel kontaknyo bae yang aku sambung dan mesin langsung hidup,” terang tersangka Levi.

Tersangka Levi juga pernah dihukum dalam kasus pencurian handphone dan baru saja menghirup udara bebas bulan 5 tahun 2020 lalu.

“Duet hasil penjualan motor aku gunakan untuk keperluan sehari-hari. Seluruhnyo tigo motor yang aku maling semuanya motor matic Yamaha Mio. Motor itu ku jual satu juta di kawasan Jalur Banyuasin,”katanya.(oji).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Hidupkan Sunnah Memanah, Pesantren Tahfizh Kiai Marogan Gelar Archery Tournament

Palembang, Detik Sumsel — Pesantren Tahfidz Kiai Marogan menggelar Marogan Archery Tournament Sumatera Open Ground …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *