Hadapi Ramadhan dan Lebaran, Bulog Siapkan 215 Ton Daging | Detik Sumsel
Pemprov
Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel M Yusuf Salahuddin. (Istimewa)

Hadapi Ramadhan dan Lebaran, Bulog Siapkan 215 Ton Daging

Palembang, Detik Sumsel – Sebagai upaya menstabilkan harga daging di pasaran, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Divisi Regional Sumatra Selatan dan Bangka Belitung mendatangkan sebanyak 215 ton daging. Daging tersebut merupakan daging kerbau beku yang diimpor dari India, dimana harganya jauh lebih murah dibanding harga daging segar di pasar tradisional, yakni Rp80.000 per kilogram.

Adapun pada Ramadan ini, Perum Bulog Divre Sumsel Babel mendatangkan ratusan ton daging itu secara bertahap. “Daging kerbau kita ini khusus Ramadan ada sebanyak 215 ton. Kemarin sudah didatangkan 32 ton, hari ini didatangkan lagi 70 ton, dan Minggu ini akan didatangkan kembali 30 ton. Selebihnya nanti mendekati lebaran,” kata M Yusuf Salahuddin, Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel.

Ia menerangkan, pengiriman stok daging ini akan dipercepat nantinya mengingat akses menuju ke Sumsel dimana harus melewati pelabuhan Merak dan Bakaheuni cukup padat menjelang Lebaran. Hanya saja pihaknya tidak bisa mendatangkan ratusan ton daging secara langsung, mengingat keterbatasan gudang dan lemari pendingin di Gudang Bulog.

“Kita memang memiliki keterbatasan gudang dan mesin pendingin. Nanti rencananya kita akan menyewa gudang dan lemari pendingin di Pasar Induk Jakabaring. Kita pastikan stok daging kita aman selama Ramadan dan menjelang Lebaran nanti,” katanya

Yusuf menuturkan, stok 215 ton daging ini diyakini akan dapat memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat. Apalagi, pada tahun lalu permintaan dan kebutuhan masyarakat untuk daging ini sebanyak 150 ton dan sudah dipenuhi Perum Bulog Divre Sumsel Babel.

“Tahun ini permintaan diyakini meningkat, karenanya stoknya kita tambah. Saat ini masyarakat sudah teredukasi dan sudah mengerti bahwa tidak ada perbedaan antara daging sapi segar di pasar dengan daging kerbau ini. Bahkan kualitas daging ini lebih baik,” kata dia.

Ia mengakui, kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi daging kerbau ini juga terjadi karena sosialisasi yang rutin dilakukan Perum Bulog Divre Sumsel Babel.

“Kami tidak hanya menjual daging kerbau ini di pasar murah atau bazar-bazar yang kami ikuti, melainkan juga masyarakat bisa mendapatkan daging ini di gudang Bulog atau saat kita melakukan operasi pasar di kelurahan-kelurahan di Palembang dan sekitarnya,” jelasnya.

Menurut Yusuf, untuk konsumsi daging sendiri paling besar yakni di Palembang dimana dalam satu harinya konsumsi dan permintaan daging bisa mencapai 1 ton. Dan diketahui akan meningkat saat mendekati lebaran nanti.

“Tugas kita menyediakan dan memastikan stok daging ada. Masyarakat tidak perlu kuatir, apalagi terkait harga. Daging sapi di pasaran bisa mencapai lebih dari Rp120.000 per kilogram saat Ramadan, dan bisa mendekati Rp150.000 jelang Lebaran. Namun daging kerbau ini terjangkau hanya Rp80.000 per kilogramnya,” tandasnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Terbang ke Jawa dan Bali atau Sebaliknya Wajib PCR

Palembang, Detik Sumsel – Pemerintah kembali memperbarui syarat bagi masyarakat yang akan terbang atau berpergian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *