Hadirkan Inovasi Bumbu Pindang Kering | Detik Sumsel

PKN
Pemprov
Menciptakan inovasi membuat bumbu pindang instan serba guna sehingga praktis bisa digunakan kapan saja dan dimana saja.

Hadirkan Inovasi Bumbu Pindang Kering

Palembang, Detik Sumsel- Suka pindang dan tidak bisa lepas dari kuliner khas Palembang ini membuat H. Boy dan Fifie Fitria Rizki pemilik pempek Sulthan Pindang Agan menciptakan inovasi membuat bumbu pindang instan serba guna sehingga praktis bisa digunakan kapan saja dan dimana saja.

Fifi mengatakan dia dan suami kerap traveling ke luar kota atau luar negeri sehingga kesulitan jika ingin makan pindang karena tidak tersedia pindang dengan cita rasa asli Palembang.

Oleh sebab itu diciptakannya inovasi bumbu pindang instan ini untuk memudahkan siapa saja masak cukup dengan menyiapkan air 400 ml dan tinggal tuang bumbu saja dan juga ikan yang akan dimasak jadi pindang.

Baca Juga :   111 Unit Kendaraan Terjual di Toyota The Biggest End Year Event

“Bumbu instan ini cocok untuk semua jenis pindang baik pindang ikan, udang, ayam atau juga daging,” ujarnya, Kamis (08/07)

Bumbu ini ditawarkan Rp 69 ribu per box isi 10 saset yang dijual offline juga online di Shopee.

Bumbu ini baru saja dihadirkan sejak sebulan lalu. Proses pembuatan bumbu ini memerlukan waktu enam bulan dan beberapa kali percobaan dan nyaris gagal.

Mereka bahkan nyaris putus asa dan menghentikan ujicoba membuat bumbu instan ini karena dari beberapa kali uji coba rasanya kurang pas. Percobaan pertama, resep pindang yang kerap dibuat di dapur restonya oleh sang chef berubah menjadi rasa sayur asem atau terlalu asem sehingga gagal.

Baca Juga :   Beri Edukasi, Tekan Angka Kecelakaan

Kemudian dibuat uji coba lagi hingga beberapa kali dan berulah pada akhirnya resep ini rasanya pas dan sesuai.

“Bumbu pindang ini kita buat dengan mengirimkan resep yang biasa kita masak di resto tapi rupanya bumbu basah dengan bumbu kering itu hasilnya beda jadi terus diperbaharui resepnya dan alhamdulillah berhasil,” katanya

Produksi bumbu pindang instan ini dibuat menjadi serbuk kering yang dibuat tanpa pengawet dan awet karena dia kering. Bumbu ini bisa bertahan hingga satu tahun namun di kemasan hanya dibuat best before enam bulan saja.

“Ke depan rencanannya kita akan buat dengan kemasan box isi 5 sehingga lebih terjangkau harganya,”Tutupnya (May)



H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

GasKita PT. PGN Targetkan Pasangan 400 Ribu Jaringan Gas Rumah

Palembang, Detik Sumsel – Program pengembangan gas alam terus dilakukan Perusahaan gas negara (PGN), termasuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.