Harga Gas Subsidi di Lahat Rp 30 Ribu | Detik Sumsel
Pemprov
Warga Kota Lahat mengantri mendapatkan gas subsidi di salah satu pangkalan di Kota Lahat, Foto Istimewa.

Harga Gas Subsidi di Lahat Rp 30 Ribu

Lahat, Detik Sumsel – Warga Kota Lahat saat ini masih kesulitan mendapatkan gas subsidi 3 Kg. Apalagi dalam beberapa hari terakhir dari tangan pengecer, harga gas subsidi tersebut melambung tinggi.

“Susah cari gas dengan harga sesuai HET, ditingkat pengecer harganya Rp 30 ribu-Rp 35 ribu,” ujar Andri warga Lahat, Minggu (5/9).

Di tengah kondisi ini, warga terpaksa harus berebut membeli elpiji 3 kilogram di pangkalan. Ironisnya, saat antrian di pangkalan seperti di Kelurahan Pasar Lama, Kota Lahat, Sabtu (4/9) lalu, ada sejumlah warga kurang mampu malah tidak kebagian lagi gas 3 kg tersebut.

Kabag Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat daerah (Sekda) Pemda Lahat, Syaifullah Aprianto membeberkan, sementara pihaknya bakal mengusulkan penambahan kuota gas subsidi di Kabupaten Lahat untuk mengantisipasi kelangkaan gas.

“Kita minta tambahan kuota kepada Pertamina, agar bisa dilebihkan,” ujarnya.

Berdasarkan aturan Permen ESDM nomor 26 tahun 2009 disebutkan, gas melon diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan di bawah Rp 1,5 juta. Artinya gas subsidi diperuntukkan bagi warga yang memang kurang mampu, dan untuk pelaku usaha kecil. Jika mengacu pada data jumlah warga miskin, suplai gas 3 kg dari Pertamina ke daerah Lahat cukup untuk kebutuhan masyarakat kurang mampu.

“Bagi yang mampu mohon kesadaran dirinya, karena gas subsidi diprioritaskan bagi yang belum mampu. Kemudian memang saat antrian di pangkalan memang rawan, karena pembelinya bukan hanya warga setempat, namun datang dari berbagai tempat,” sampainya.

Sambung Syaifullah Aprianto, sesuai keputusan Bupati 500/56/KEP/VII/2018 tentang penetapan harga HET LPG tagung gas 3 kg di Kabupten Lahat. Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 15.650 pada agen resmi LPG.

“Gas 3 Kg ini diperuntukan untuk masyarakat kurang mampu dengan harga bersubsidi. Bagi yang mampu, harap mengalah, ini hak warga yang teradta tidak mampu,” ucapnya. (heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Hidupkan Sunnah Memanah, Pesantren Tahfizh Kiai Marogan Gelar Archery Tournament

Palembang, Detik Sumsel — Pesantren Tahfidz Kiai Marogan menggelar Marogan Archery Tournament Sumatera Open Ground …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *