Harga Tabung Oksigen Mulai Naik, Stok Berkurang | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Toko Alkes Global Medika di Jalan Jenderal Sudirman Palembang yang menjual tabung oksigen

Harga Tabung Oksigen Mulai Naik, Stok Berkurang

Palembang, Detik Sumsel — Ketersediaan tabung oksigen yang dijual di pusat alat kesehatan di kota Palembang mulai terbatas. Bahkan di toko yang menjual alat kesehatan di Jalan Jenderal Sudirman dalam dua hari ini tabung oksigen yang berukuran besar lagi kosong.

Hanya tersedia tabung oksigen kecil yang berukuran dua kubik atau 2.000 liter. Itupun harga jualnya mulai naik.

Herman pemilik toko Alkes Global Medika mengatakan, sebelum ketersediaan tabung oksigen kosong, ia dapat menjual lima hingga 10 unit tabung oksigen. Untuk harganya, dijual di harga Rp 2.000.000 untuk tabung dua kubik.

Baca Juga :   Warga Keluhkan Persoalan Banjir Kepada Anggota DPRD Palembang

“Kosongnya ketersediaan tabung oksigen akibat imbas dari banyaknya kebutuhan di pulau Jawa. Saat ini harganya juga mulai naik 100 persen dari harga biasanya,”katanya.

Dikatakan tingginya permintaan tabung oksigen di pusat alat kesehatan karena yang membelinya adalah pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Saat ini tempat kami hanya menyediakan isi ulang oksigen saja. Kami belum bisa memastikan stok tabung oksigen ada atau tidak. Sepekan ini sudah langka,”tuturnya.

Untuk harga jual oksigen di Sumsel kata Herman tidak begitu mengkhawatirkan ketimbang di Jakarta dan wilayah di Pulau Jawa lainnya.

Baca Juga :   Menang di MA, Djadja Minta Pulihkan Nama Baik

“Harga tabung oksigen tidak terlalu mahal di Sumsel kalau di bandingkan dengan di Jakarta. Karena keluarga saya di sana membeli oksigen satu kubik atau 1.000 liter mencapai Rp 4.000.000 rupiah, kalau biasa hanya Rp. 1,200.00,”tandasnya.(oji).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Inovasi Polsek Sekayu Mobil Watercanon Mini Fungsinya Semprotkan Disinfektan

Palembang, Detik Sumsel — Berbagai upaya dilakukan semua orang untuk memutus rantai penyebaran virus Covid …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *