Hari Terakhir, Personil Basarnas Masih Disiagakan Disirkuit Jakabaring | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Personil Basarnas Palembang disiagakan dalam kejuaraan Internasional Motocross Grand Prix Of Indonesia di sirkuit Jakabaring Palembang

Hari Terakhir, Personil Basarnas Masih Disiagakan Disirkuit Jakabaring

Palembang, Detik Sumsel — Dihari terakhir kejuaraan Internasional Motocross Grand Prix (MXGP) Indonesia yang berlangsung disirkuit Jakabaring Minggu (7/7). Sebanyak 35 personil Basarnas Palembang masih disiagakan guna antisipasi terjadinya kecelakaan yang menimpa pembalap saat berlaga.

Kepala Kantor Basarnas Palembang Berty DJ Kowaas mengatakan personil Basarnas sudah disiapkan dengan perencanaan matang sebulan sebelum di mulai nya perhelatan MXGP.

“Segala sesuatu nya sudah kami siapkan. Mulai dari anggota yang diturunkan hingga sarana dan prasarana yang dibutuhkan di lapangan,”ujarnya didampingi Staf Humas, Taufan.

Baca Juga :   Ramai-ramai Anak Tauke Karet Setop Kuliah

Dikatakan, peralatan yang di standby dilapangan diantaranya satu unit mobil ATV, dua unit mobil Amphibius dan satu unit motor ATV pantai serta peralatan medis dan evakuasi sudah standby.

“Tentunya harapan kita semua perhelatan ini berjalan lancar, tanpa ada kendala. Jika memang terjadi, tentu kita akan evakuasi dan penanganan pertama, medis lanjut, ya mungkin rumah sakit terdekat atau tenaga medis yang disiapkan pihak panitia,”bebernya.

Menurutnya Basarnas siap melaksanakan siaga SAR khusus. Untuk mendukung pariwisata khsusu nya di Sumsel. Penyedia jasa pariwisata yang dalam menyelenggarakan kegiatan dapat menimbulkan risiko bagi keselamatan
manusia wajib menyediakan sumber daya manusia yang memiliki sertifikat kompetensi di bidang Pencarian dan Pertolongan.

Baca Juga :   Lepaskan 16 Tahfiz, Bupati Lahat: Saya Akan menyusul Menonton Lomba

“Penyedia jasa pariwisata yang tidak menyediakan sumber daya manusia yang memiliki sertifikat kompetensi di bidang Pencarian dan Pertolongan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 dikenai
sanksi administratif. Pengenaan sanksi administratif sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,”pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Desak Pemkot Pagaralam Harus Miliki Alat Tes Swab PCR

Pagaralam, Detik Sumsel- Terus bertambahnya kasus terkonfirmasi positif terpapar Virus Corona (Covid-19) dan kasus yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *