Hidup Sebatang Kara dan Memprihatinkan, Nenek Tumiyem Butuh Uluran Tangan | Detik Sumsel
BNI"

Hidup Sebatang Kara dan Memprihatinkan, Nenek Tumiyem Butuh Uluran Tangan

Martapura, Detik Sumsel — Kehidupan nenek Tumiyem (65) sehari hari sungguh sangat memperhatinkan, tak hanya tinggal sendiri nenek Yem juga tinggal menumpang diperkarangan milik orang lain. Nenek yem merupakan salah satu warga Desa Bukit Mulyo, Kelurahan Vetran jaya, kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur.

Kondisi fisik yang sudah tua dan sakit-sakitan membuat dirinya tak bisa bekerja berat. Untuk makan sehari – hari nenek Yem membuat sapu lidi yang kemudian dijual kewarung dekat rumahnya.

Mendengar kisahnya ternyata kondisi nenek yem sangat memprihatinkan.Seperti yang dijelaskan oleh Sumarni (55) merupakan tetangganya.

“Nenek Yem yang sudah ditinggal suaminya karena meninggal dalam kesendirian dirinya kerap kali berpindah – pindah tempat untuk mencari tumpangan,” Jelasnya.

Selain itu juga ungkap sumarni nenek Yem tinggal sendirian tanpa sanak saudara. “Selama ini dirinya hanya tinggal sendiri tanpa ada saudara, beruntungnya nenek Yem mempunyai tetangga yang baik hati yang kadang kala memberi bantuan kepadanya.”ungkapnya

Kini nenek Yem hanya diberi waktu hanya 3 bulan untuk segera meninggalkan rumah yang ditumpanginya dengan alasan akan dijual oleh pemiliknya.

“Kami mengharap kepada pemerintah maupun Dermawan agar terketuk pintu hatinya untuk membantu nenek Yem dengan mewujudkan keinginannya agar segera memiliki rumah sendiri walaupun gubuk asalkan bisa untuk berteduh”ujar Sumarni.

“Kami mengharap kepada pemerintah maupun Dermawan agar terketuk pintu hatinya untuk membantu nenek Yem dengan mewujudkan keinginannya agar segera memiliki rumah sendiri walaupun gubuk asalkan bisa untuk berteduh”ujar Sumarni.(rdn)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Harapkan Peserta PEDA KTNA OKU Timur Harumkan Nama Daerah

OKU Timur, Detik Sumsel- Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T melepas peserta Pekan Daerah Kontak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *