Ilyas Bantu Pemuda Penderita Kanker Darah | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
M Ridho bocah penderita kanker darah yang mendapat bantuan dari Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam

Ilyas Bantu Pemuda Penderita Kanker Darah

Indralaya, Detik Sumsel — M Ridho (11), warga Kelurahan Tanjung Raja Timur, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir hanya bisa terbaring di kamar tidur berukuran lebih kurang 3 x 2 meter.

Siswa yang sempat duduk di bangku sekolah dasar kelas V ini, sudah hampir dua tahun terbaring lemah tanpa akibat sakit kanker darah yang dideritanya. Karena tidak memiliki biaya untuk berobat Ridho yang dirawat dirumah nya.

Menurut keterangan pihak Kepala Desa setempat, Ridho mengalami penyakit kanker darah. Sehingga membuat, tubuhnya semakin mengurus dan terlihat kian melemah. Akibat penyakit yang dideritanya, ia pun terpaksa putus sekolah.

“Dulunya sempat berobat ke medis, lantaran keterbatasan biaya. Mengingat keluarganya hanya seorang petani. Jadi, ia pun terpaksa terbaring di kamar tidur,” ujar Irnawati salah seorang staff medis di Puskesmas Indralaya.

Menerima informasi adanya warga yang mengidap penyakit kanker darah, Bupati OI HM Ilyas Panji Alam di dampingi kepala Dinas Kesehatan DR Nurharlina M Kep, Kepala Dinas PMD Trisnopilhaq, Rabu (31/10) pukul 10.00, mengunjungi kediaman M Ridho di Kelurahan Tanjung Raja Timur Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten OI.

Dalam kesempatan ini Bupati OI menyerahkan bantuan kepada keluarga pasien berupa uang berobat untuk M Ridho dan memerintahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk merujuk pasien ke Rumah Sakit Mohammad Hosen (RSMH) Palembang.

“Saya perintahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk segera merujuk pasien ini ke RSMH Palembang guna diberikan perawatan. Mudah-mudahan, M Ridho segera pulih dari penyakit yang menderanya.(AL)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Sebelum Mengubur dan Cor Mayat Apriyanti Tersangka Nopi dan Amir Pergi Kelokalisasi Kampung Baru

Palembang, Detik Sumsel — Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Senin (18/10/2021) merekonstruksi kasus pembunuhan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *