Ingin Kembali ke Papan Atas, PSM Tak Mau Kehilangan Poin | Detik Sumsel
BNI"
Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert didampingi Zulkifli Syukur, memberikan keterangan pers jelang pertandingan melawan Sriwijaya FC di pekan ke-23 Liga 1 2018. (istimewa)
Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert didampingi Zulkifli Syukur, memberikan keterangan pers jelang pertandingan melawan Sriwijaya FC di pekan ke-23 Liga 1 2018. (istimewa)

Ingin Kembali ke Papan Atas, PSM Tak Mau Kehilangan Poin

Makassar, Detik Sumsel-PSM Makassar bertekad mengamankan poin penuh di kandang dan tidak akan memberikan kesempatan kepada Sriwijaya FC, untuk mencuri angka saat kedua tim berhadapan dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2018, Minggu (23/9) pukul 15.30 WIB di Stadion Andi Mattalatta, Makassar.

Kemenangan menjadi target utama yang diincar tim asal Sulawesi Selatan (Sulsel) itu, demi menjaga tren positif. Usai sukses menaklukkan PS.TIRA dengan skor 2-1 dilaga tandang sebelumnya pada pekan ke-22, Rabu (19/9) di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Pelatih PSM Makasaar Robert Rene Alberts mengungkapkan, tim asuhannya tidak boleh lagi kehilangan poin, agar bisa kembali ke papan atas klasemen sementara.

Bahkan dia berjanji akan menampilkan permainan atraktif dan menarik, serta memberikan tontonan yang menarik kepada  penonton dan pendukung tim.

“Kita tentunya tidak ingin kehilangan poin lagi, khususnya pada laga kandang. Karena itu kita harus menang. Apalagi kita sudah bisa memainkan kembali Marc Anthony Klok dan M. Rahmat, yang absen di pertandingan sebelumnya. Bagi saya, Rahmat adalah pemain istimewa. Dia bukan hanya mampu  membuat assist, tapi juga mencetak gol,”puji Robert, pada sesi pre match confrence di Hotel Same, Makassar, Sabtu (22/9).

Apalagi menurut Robert, kekuatan lini belakang Laskar Wong Kito tidak sebaik ketika masih diperkuat Hamka Hamzah, Mahamadou N’Diaye, Alfin Tuassalamony, dan pemain bertahan lainnya yang telah dilepas. Tiga gol yang bersarang di gawang Teja Paku Alam, mempelihatkan ada celah di lini belakang SFC yang bisa dimanfaatkan oleh anak asuhnya.

Meski demikian, eks juru taktik Arema FC ini mengaku tetap respect dengan dan menilai SFC sebagai tim yang kuat, serta tidak mudah dikalahkan. Walaupun kondisi tim lawan sudah banyak perubahan dari putaran pertama.

Hasil imbang 3-3 yang diraih SFC pada duel terakhir melawan Persebaya, disebutnya menjadi tolak ukurnya. Itulah mengapa, Robert meminta pemainnya tetap fokus menjaga kondisi, agar dapat tampil maksimal.

“Pada laga itu, mereka mampu menyamakan kedudukan dan mencetak tiga gol, meski tertinggal lebih dulu. Itu artinya Sriwijaya memiliki penyerang yang tajam dan harus kita waspadai,”lanjutnya.

Prediksi Laga Berlangsung Alot

Karena itulah Rene Albert memprediksi, duet PSM kontra SFC akan berlangsung menarik dan alot. Sebab dia yakin, tim kebanggan masyarakat Sumatera Selatan ini juga mengusung target untuk meraih poin.

“Saya percaya Sriwijaya datang ke Makassar dengan ambisi meraih poin. Mereka tim yang besar dengan tradisi juara di Liga Indonesia,” tutur Robert.

Kehadiran Subangkit di posisi pelatih kepala, dinilainya cukup sukses dalam memperbaiki performa SFC dalam waktu yang  cukup singkat, usai ditinggal pemain pilar dan jajaran pelatih. Menjadi

“Mereka mulai kembali membangun kekuatan tim dengan baik. Itu yang kami waspadai,” kata Robert.

Kembali Soroti Kebijakan PT.LIB

Pada kesempatan itu, Robert kembali menyoroti kebijakan PT. Liga Indonesia Baru (LIB), yang dinilainya kerap berlaku tidak adil terhadap PSM.

Kali ini, dia mempertanyakan keputusan PT. LIB selaku operator Liga 1, yang merestui permohonan Persib Bandung. Untuk menunda duel kontra Persija, yang seharusnya digelar pada waktu yang sama.

Sementara di pertandingan sebelumnya, manajemen PSM Makassar merasa tidak mendapatkan perlakuan sama. Saat mereka mempertanyakan kepada PT. LIB, terkait sikap panpel PS.TIRA yang tidak menyetujui keinginan mereka melakukan uji lapangan.

“Dulu juga saat kami meminta agar partai PSM Vs Bhayangkara FC dimainkan sore hari di Makassar,  karena terkendala lampu. PT. LIB berkeras mewajibkan kami main malam. Kami pun akhirnya harus main di Bali. Kalau Persib bisa, kenapa PSM tidak,”ketusnya.

Sementara itu, Zulkifli Syukur mewakili pemain memastikan,  seluruh armada PSM Makassar siap tampil dengan permainan terbailnya.

“Kondisi pemain sangat baik dan dalam motivasi tinggi menghadapi Sriwijaya, berkat kemenangan di laga terakhir. Kami harus meraih tiga poin, karena kita bermain di kandang sendiri,”tuturnya. (Iyop)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Ramai-ramai Pecinta SFC Borong Jersey dan Tracktop

Palembang, Detik Sumsel- Baru sepekan dibuka, namun antusias warga Sumatera Selatan pecinta klub kebangaan wong …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *