banner 728x250

Ingin Miliki Mobil Listrik Harus Sabar Indent Hingga 10 Bulan

Hal ini terbukti dari penjualan mobil listrik produksi Hyundai yakni Ionic 5 yang hingga kini harus inden 8 hingga 10 bulan lamanya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Palembang, Detik Sumsel- Kampanye penggunaan kendaraan listrik sebagai solusi transportasi ramah lingkungan sukses mendorong masyarakat beralih membeli mobil listrik.

Hal ini terbukti dari penjualan mobil listrik produksi Hyundai yakni Ionic 5 yang hingga kini harus inden 8 hingga 10 bulan lamanya.

Branch Manager Hyundai Maju Motor Palembang Andry Ardila mengatakan permintaan mobil listrik bagus bahkan harus inden hingga beberapa bulan karena memang peminatnya banyak namun produksinya tidak sebanding dengan jumlah permintaan sehingga membuat konsumen harus rela menunggu.

Konsumen di Palembang sendiri sudah ada 12 konsumen yang sudah inden mobil listrik edisi terbaru ini.

“Rata-rata memang mobil kedua atau ketiga karena memang dari segi lumayan middle up sehingga mereka yang beli juga sudah tahu harga dan kualitasnya,” katanya, Selasa (26/7)

Walaupun harga mobil ini dua hingga tiga kali lipat dibanding harga mobil biasanya namun peminatnya banyak karena pembelinya sadar bahwa teknologi dan keunggulan mobil ini lebih efisien dan hemat digunakan.

Baca Juga :   Selama Pameran, Antam Mampu Menjual ke 30 Konsumen

Apalagi dibandingkan dengan kondisi harga BBM yang saat ini tengah naik, sedangkan mobil ini digerakkan dengan tenaga listrik seharga Rp 100 ribuan sekali isi daya penuh yang bisa menempuh jarak 481 km atau setara Palembang-Jakarta.

Andry mengatakan diperlukan total 72 kwh sekali isi daya penuh mobil listrik Ionic 5 ini atau butuh waktu 5-6 jam jika diisi sendiri di rumah dengan charging portable yang ada. Namun jika diisi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) jauh lebih singkat.

Apalagi saat ini infrastruktur SPKLU di Palembang juga sudah banyak ada dua tempat yakni di kantor PLN Jalan Kapten A Rivai dan juga SPKLU PLN Demang Lebar Daun.

“Beberapa rest area juga mulai akan dibangun SPKLU sehingga semakin memudahkan pemilik mobil listrik jika ingin mengisi daya,” katanya

Baca Juga :   UNIQLO Luncurkan RF Graphic T-shirt dari Roger Federer

Mobil yang dibandrol dengan harga Rp 700-845 jutaan ini memang umumnya dibeli oleh pengusaha atau juga millenial kaya karena memang untuk life style juga untuk memudahkan perawatannya karena memang praktis.

Andry menjelaskan mobil listrik lebih ramah lingkungan karena gas buangnya bersih, tidak berisik, ramah perawatan sehingga lebih hemat karena tidak perlu sering bengkel ganti oli, busi, saringan bensin, dan lainnya. Hanya perlu perawatan kaki mobil saja dan itu juga biasanya kaki mobil juga awet bertahun-tahun.

Baterai mobil listrik produksi Hyundai ini juga memiliki garansi baterai hingga 8 tahun sehingga lebih awet dan terjamin. Sementara itu pengisian daya listriknya memerlukan listrik dengan kekuatan 2.200 volt ampere agar pengisiannya stabil.

Mobil listrik ini dijual mulai Rp 700 jutaan yakni Ionic 5 Prime reguler hingga Rp 845 juta untuk Ionic 5 signiture long range.(May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL