Ini Penjelasan SBM Pertamina Soal Kenaikan Harga Bright Gas | Detik Sumsel
Detik
Ilustrasi

Ini Penjelasan SBM Pertamina Soal Kenaikan Harga Bright Gas

Baturaja, Detik Sumsel – Penjualan Gas LPG Non Public Service Obligation (Non PSO/ Non Subsidi) Bright Gas mengalami kenaikan. Kenaikan harga yang telah terjadi sejak 2 pekan terakhir ini terjadinya lantaran adanya kenaikan harga gas dunia sehingga menyebabkan kenaikan terhadap penjualan harga LPG non subsidi.

Kenikan harga penjualan Gas LPG Non Subsidi ini dibenarkan oleh Sales Branch Manager (SBM) Pertamina OKU Raya Zico Aldillah Syahtian Kamis, (6/1/2022) sore.

Menurut Zico terjadi nya kenaikan harga jual Bright Gas itu sudah terjadi sejak 25 Desember 2021 lalu. “Ya, memang ada penyesuaian harga untuk Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg. Besarannya di kisaran 1600 sampai 2500 rupiah per kilogram nya. Ini berlaku untuk skala nasional,” ucap Zico

Lebih jauh Zico menjelaskan untuk di wilayah kabupaten OKU sendiri saat ini untuk harga Bright Gas tabung 5,5 kg berada di kisaran 70.000 hingga 84.000 sedangkan untuk tabung Bright Gas 12 kg berada pada angka 160.000 hingga 175.000 per tabung.

“Harga jualnya di angka 84.000 untuk tabung 5,5 kg dan 175.000 untuk tabung 12 kg. Ini angka maksimalnya,” lanjutnya.

Dampak kenaikan harga  terhadap konsumsi LPG 3 kg tambah Zico, secara hukum ekonomi jelas ada. Namun itu tergantung bagaimana Pemerintah Daerah melakukan pengawasan terhadap pengguna LPG 3 kg yang berhak.

“Kalau bicara terhadap peralihan konsumen Bright Gas ke tabung LPG 3 kg, itu tergantung pengawasan pemerintah daerah. Bagaimana pemerintah melakukan pengawasan terhadap penggunaan tabung LPG 3 kg. Karena seharusnya tabung LPG 3 kg ini hanya untuk rumah tangga yang kurang mampu serta pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kalau ini berjalan, tentunya masyarakat yang mampu akan tetap menggunakan Bright Gas,” tambahnya.

Dengan kata lain sambung Zico, pemerintah daerah harus jeli dalam melakukan pengawasan terhadap pengguna LPG baik PSO maupun Non PSO terkait siapa yang berhak menggunakan LPG 3 kg dan Bright Gas. “Sehingga meski terjadi kenaikan harga pada produk Bright Gas, tak akan mempengaruhi konsumsi tabung pink ini di pasaran,” pungkasnya. (Fei)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Tampil Perdana di Luar Sumsel, Ovi Mawardi Juara III Kejuaraan Offroad

Indralaya, Detik Sumsel– Tampil perdana di luar Sumatera Selatan, Ahmad Wazir (AW) Noviadi offroader Sumatera …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *