Ini Pesan Rektor UIN RaFa ke 1.008 Wisudawan dan Wisudawati | Detik Sumsel
BNI"
Kali ini, sebanyak 1.008 mahasiswa dinyatakan lulus menyandang gelar Sarjana.

Ini Pesan Rektor UIN RaFa ke 1.008 Wisudawan dan Wisudawati

Palembang, Detik Sumsel- Civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang kembali menggelar proses wisuda angkatan 78. Kali ini, sebanyak 1.008 mahasiswa dinyatakan lulus menyandang gelar Sarjana.

Menariknya lagi, pada wisuda kali ini juga diisi dengan orasi ilmiah oleh Susi Herti Afriani, yang memperkenalkan Bahasa Melayu Palembang ke dunia Internasional (25/9).

Dari 1008 alumni yang diwisuda para periode 78 itu, terdapat tiga orang sarjana berprestasi akademik universitas UIN Rafa periode September 2021 yakni, Zaimuddin (sarjana berprestasi akademik program doktor S3 dari fakultas pasca sarjana peradaban islam), Ahmad Abdullah Attaimiyah (sarjana berprestasi akademik program magister S2 dari ilmu tarbiyah perguruan PAI) dan Zanna Intan Pratiwi (sarjana berprestasi akademik program strata S1 dari fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan PAI).

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si berpesan kepada alumni agar tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual (intellectual intelligence) dan kreatifitas (soft skill), tetapi juga memiliki kecerdasan emosional (emotional intelligence) dan kecerdasan spiritual (spiritual intelligence).

“Misi mulia ini harus terinternalisasi ke dalam diri setiap alumni UIN Raden Fatah Palembang agar dapat mengadaptasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berbasis nilai-nilai kearifan,” terang Prof Nyayu Khodijah, Sabtu (25/9/2021).

Rektor UIN Rafah menjelaskan, pandemi covid-19 mempengaruhi berbagai sektor kehidupan, tidak hanya sektor ekonomi, sosial, melainkan juga sektor pendidikan. Segala aktifitas dan interaksi masyarakat dilakukan secara online dan terbatas. Interaksi dosen dan mahasiswa, guru dan pelajar, pegawai dan karyawan, penjual dan pembeli semua di lakukan dengan sistem jaringan.

“Pesatnya perkembangan teknologi begitu nyata kita rasakan. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) menjadi bukti dari transformasi zaman. Mau tidak mau dan suka tidak suka, kita harus mampu mengimbangi, menyesuaikan diri, dan berdaya saing terhadap realita tersebut,” jelas Rektor.

Realita di era globalisasi ini, sambung Rektor, menjadi sebuah peluang dan tantangan bagi semua, khususnya para alumni UIN Raden Fatah Palembang. Di samping memiliki gelar akademik, para alumni harus kreatif dan inovatif dalam menghadapi perkembangan teknologi khususnya pada masa pandemi ini.

“Sebagai kaum akademisi yang lahir dari perguruan tinggi Islam tentu harus mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan mampu berkompetisi di level nasional maupun global. Hanya dengan semangat berkompetisi sebagai sebuah upaya untuk menjadi insan akademis yang unggul dan kompetitif di era ini,” jelas dia.

Menurut Rektor, terdapat berbagai upaya yang dapat dilakukan oleh para alumni dalam memanfaatkan peluang untuk menjadi sarjana muslim yang unggul dan kompetitif di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Seperti mengoptimalkan kecerdasan intelektual, memiliki kreatifitas dan inovasi. Untuk itulah, saya berharap sekaligus berpesan kepada seluruh alumni agar tidak hanya menjadi konsumen dari berbagai prodak teknologi tetapi juga menjadi produsen. Tidak hanya menjadi objek yang dikendalikan dari pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi subjek yang mengendalikan,” pungkasnya. (Ril)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Mahasiswa UIN RaFa Banjir Prestasi di Ajang OASE Nasional dan Porprov Sumsel

Palembang, Detik Sumsel- OASE merupakan bentuk transformasi dari kegiatan yang semula bernama Pekan Ilmiah Olahraga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *