Ini Presentasi Dekan FDK dan Sekprodi KPI UIN Raden Fatah Terkait Proposal Penelitian BOPTN 2021 | Detik Sumsel
Pemprov
Presentasi dilakukan secara virtual

Ini Presentasi Dekan FDK dan Sekprodi KPI UIN Raden Fatah Terkait Proposal Penelitian BOPTN 2021

Palembang, Detik Sumsel – Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Raden Fatah Palembang Dr.Achmad Syarifudin, MA dan Sekprodi KPI UIN Raden Fatah Palembang Muhammad Randicha Hamandia, M.Sos, Rabu (18/8) kemarin telah terpilih menjadi peserta dalam kompetisi penelitian hibah BOPTN Kementerian Agama Republik Indonesia.

Yang mana Kemarin, Syarif dan Randicha mempresentasikan proposal penelitiannya dihadapan Reviewer Litapdimas Kementerian Agama Republik Indonesia dimulai pada pukul 09.40 WIB sampai 11.10 WIB dengan narasumber Dr.Hasbullah, M.Si dengan judul Penguatan Prodi KPI dan Alumni Dalam Menghidupkan Peran Da’i/Ah di Kabupaten/Kota Sumatera Selatan.

Bantuan operasional perguruan tinggi negeri (BOPTN) adalah bantuan biaya dari Pemerintah yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara yang diberikan kepada Perguruan Tinggi Negeri untuk membiayai kekurangan biaya operasional sebagai akibat adanya batasan pada sumbangan pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri.

Kepada awak media, Kamis (19/8) Dr.Achmad Syarifudin, MA menjelaskan bahwa perlunya peran alumni dan prodi dalam menghidupkan peran da’i/ah di sumatera selatan ini, karena masih banyak da’i dadakan yang mana bisa terkenal tanpa paham apa yang disampaikan sebenarnya sehingga kesannya yang penting terkenal bukan isi dari apa yang disampaikan, ujarnya.

Lanjutnya Syarif mengatakan bahwa da’i dadakan seperti ini haruslah mendapat pembinaan agar tidak salah dalam menyampaikan pemahaman agama kepada masyarakat, pungkasnya.

Randicha sebagai anggota penelitian menambahkan bahwa fenomena da’i/ah dadakan seperti saat ini harus benar-benar difilter, karena bisa memberikan pemahaman yang kurang tepat. Oleh karena itu perlu adanya seperti di Malaysia atau brunai yang ada sertifikasi da’i.

“Sehingga kompetensi seorang da’i akan teruji bukan karena ketenarannya akan tetapi ilmunya,”ungkapnya.

Sambungnya, Syarif dan Randi berharap dengan adanya hasil penelitian ini akan menjadikan rujukan untuk semua kalangan dalam menghidupkan peran da’i di sumsel khususnya dan prodi kpi, Tegasnya.

Dr.Hasbullah, M.Si selaku reviewer mengatakan tetap memberikan beberapa catatan demi perbaikan proposal penelitian yang mana banyak hal yang dipuji dari proposal penelitian ini meski tetap ada catatan.

“Semoga dengan adanya catatan ini akan menjadikan semangat peneliti untuk segera memperbaiki demi kualitas suatu penelitian yang berguna bagi banyak orang,”tandasnya.(riil/Pen)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Cak Amir Sambut Kedatangan Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko di PWNU, Ini yang Dibahas

Palembang, Detik Sumsel – Ketua PWNU Sumatera Selatan KH Amiruddin, Kamis (16/9) menyambut kedatangan Kepala …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *