Ini Tanggapan Panitia Terkait Permintaan Dibatalkannya Pilkades Ulak Pandan | Detik Sumsel
Detik
Ilustrasi Pilkades

Ini Tanggapan Panitia Terkait Permintaan Dibatalkannya Pilkades Ulak Pandan

Lahat, Detik Sumsel – Pemilihan kepala Desa (Pilkades) Pilkades Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Kabupanten Lahat sumatera Selatan mengejutkan karena dalam pilkades tersebut hanya 26 persen yang mengunakan hak pilihnya, sedangkan 74 persen golongan putih (golput).

Sebelum digelar Pilkades berbagai persoalan mengemuka karena ada kejanggalan, karena masyarakat melakukan aksi demonstrasi sebelum dan sesudah Pilkades, untuk itu pilkades minta dibatalkan karena angka golput 74 persen.

Evan Yusup Panitia Pilkades mengatakan, tuntutan tersebut itu tidak relevan untuk dibatalkannya hasil pilkades karena, ke 4 calon sudah menyatakan sikap secara tertulis kalau akan menerima apapun hasil pilkades pada (9/12) lalu.

Menurut dia Pilkades sudah usai, sudah dilaksanakan sesuai dengan aturan dan ia mengaku gagal karena tingkat partisipasi pemilih hanya 24 persen.

“Terkait ke 5 tuntutan mereka ya silakan saja, tetapi justru hawatir akan berbalik arah karena tidak relevan kalau menuduh 1.487 warga yang golput diintimidasi, siapa yang punya kuasa mengintimidasi orang sebanyak itu? Pihak keamanan sudah melakukan pengamanan,”kata dia

Sementara itu, Warga Ulak Pandan yang tau mau disebut namanya mendesak pemerintah untuk membatalkan hasil Pilkades karema angka partisipasi sangat rendah.”Bukan hanya ditunda pelantikan namun juga hasil Pilkades dibatalkan, masyarakat juga sudah menyampaikan persoalan ini kepada pihak terkait dan DPRD lahat,”ujar dia. (Bet/ril)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Perjuangkan Aspirasi Masyarakat OKU Timur, Azmi Shofix Akan Terus Kawal Pembangunan

Martapura, Detik Sumsel – Anggota DPRD Sumsel Fraksi Demokrat asal Daerah Pemilihan (dapil) Ogan Komering …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *