Isteri Hamil Dua Bulan, Bupati Panca Wijaya Jadi Suami Siaga | Detik Sumsel
Detik
Kondisi ini membuat Panca mendadak menjadi suami siaga, seperti kebanyakan suami-suami lainnya yang tengah menantikan anak pertama.

Isteri Hamil Dua Bulan, Bupati Panca Wijaya Jadi Suami Siaga

Indralaya, Detik Sumsel- Kebahagiaan saat ini tengah dirasakan Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi, pasalnya sang isteri Mikhailia Tikha Alamsjah, saat ini tengah mengandung buah cinta mereka. Ya, Tikha Alamsjah saat ini tengah hamil yang memasuki usia kandungan dua bulan.

Kondisi ini membuat Panca mendadak menjadi suami siaga, seperti kebanyakan suami-suami lainnya yang tengah menantikan anak pertama. Apalagi, beberapa waktu lalu, sang isteri Tikha sempat mengalami pendarahan dan memaksanya untuk melakukan istirahat total.

“Alhamdulillah, kemarin itu saya mendapatkan kabar bahagia. Isteri saya sedang hamil dua bulan. Dak ketahuan, tahu-tahunyo lah duo bulan,” kata Bupati Panca Mawardi saat menghadiri Rembug Paripurna Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (22/12).

Demi menemani sang isteri yang sedang bedrest dan menjaga calon anak pertama mereka, Panca pun terpaksa membatalkan sejumlah agenda dan mewakilkannya kepada pejabat lainnya. Seperti baru-baru ini, seharusnya Bupati Panca dijadwalkan hadir di acara Pekan Daerah KTNA di Muara Enim.

“Saya minta maaf sekali lagi, karena saya tidak jadi menghadiri kegiatan tersebut. Hal itu dikarenakan isteri saya harus menjalani bedrest. Apalagi ini calon anak pertama, saya tidak ingin terjadi apa-apa,” ucap Panca Mawardi

Menurut Panca, kehamilan sang isteri memang sudah sangat ditunggu-tunggu. Dan dia sangat bersyukur ketika sang maha kuasa memberikan kesempatan tersebut.

“Mohon doanya kepada semua untuk kesehatan isteri dan calon anak kami,” tutup anak bungsu Wagub Sumsel H Mawardi Yahya dan Hj Fauziah ini. (AL)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Forum Masyarakat OKU Galang Dana Untuk Bantu Pemkab

Baturaja, Detik Sumsel – Krisis keuangan yang menyebabkan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) harus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *