Jadi Biang Kemacetan, Polisi Tunggu Regulasi Penindakan Angkutan Batubara

Iklan detik Sumsel

Baturaja, Detiksumsel.com –Β  Dalam beberapa bulan terakhir ini truk angkutan batubara menjadi masalah baru dijalan lintas tengah sumatera, truk tersebut menjadi biang kemacetan.

Kepolisian sendiri masih menunggu regulasi untuk menindak angkutan batubara yang over load dan over dimensi tersebut.

Kepolisian saat ini tak bisa berbuat banyak untuk menindak tegas angkutan batubara yang over load dan over dimensi atau odol.

Pasalnya sejak keputusan kapolri untuk menghentikan tilang manual menjadikan personil di lapangan tak bisa memberikan efek jera bagi para angkutan.

Padahal di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam sebulan terakhir sudah beberapa kali terjadi kemacetan parah bahkan berhari hari.

Hal ini disebabkan kendaraan pengangkut batubara mengalami kerusakan dan kecelakaan sehingga menutup akses lalulintas jalan.

Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo SIK mengungkapkan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan polda sumsel terkait regulasi bagi kendaraan yang melakukan pelanggaran.

Menurut Kapolres akibat pelanggaran angkutan sering terjadi kecelakaan yang menyebabkan kemacetan.

“Selain aksi sopir truk yang nakal, penyebab lain kecelakaan juga disebabkan kerusakan jadikan di wilayah kabupaten OKU,” pungkasnya. (fei)

Komentar