Jalintim di Tanjung Enim Nyaris Putus, Arus Lalu Lintas Dialihkan | Detik Sumsel
Detik
dampak dari jalan nyaris putusnya jalan lintas Sumatera yang terletak di desa Keban Agung kecamatan Lawang Kidul, Muara Enim membuat arus lalu lintas khususnya untuk kendaraan besar, seperti Fuso dan sejenisnya yang dari arah Kabupaten Lahat, Provunsi Jambi, maupun Medan dialihkan untuk sementara waktu.

Jalintim di Tanjung Enim Nyaris Putus, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Muaraenim, Detik Sumsel- Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) menghubungkan Muara Enim – Baturaja, tepatnya di Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, nyaris putus.

Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sinipar melalui Kasat Lantas Polres Muara Enim, AKP Indrowono menjelaskan, dampak dari jalan nyaris putusnya jalan lintas Sumatera yang terletak di desa Keban Agung kecamatan Lawang Kidul, Muara Enim membuat arus lalu lintas khususnya untuk kendaraan besar, seperti Fuso dan sejenisnya yang dari arah Kabupaten Lahat, Provunsi Jambi, maupun Medan dialihkan untuk sementara waktu.

“Untuk kendaraan besar dan muatan berat dari arah Lahat, Jambi, Medan, dialihkan ke arah Prabumulih, dan sebaliknya,” ungkap Kasat Lantas, Minggu (09/01/2021) saat dikonfirmasi media ini.

Lanjutnya, untuk kendaraan kecil atau minibus untuk saat ini masih bisa melintas di lokasi tersebut, namun ia menghimbau untuk tetap berhati-hati.

“Kalau kendaraan kecil ukuran minibus masih bisa melintas satu jalur, Namun diharapkan untuk berhati- hati dan tetap mematuhi peraturan lalulintas,”pungkasnya.

Diketahui, lantaran curah hujan yang cukup tinggi mengguyur sebagian wilayah kabupaten Muara Enim Sabtu malam hingga Minggu pagi (08/01/2022) mengakibatkan gorong-gorong jalan yang ada di jalan lintas Sumatera tepatnya di desa Keban Agung kecamatan Lawang Kidul mengalami abrasi hingga longsornya jalan nasional tersebut.

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Forum Masyarakat OKU Galang Dana Untuk Bantu Pemkab

Baturaja, Detik Sumsel – Krisis keuangan yang menyebabkan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) harus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *