Jambret Anak Polisi, Betis Kanan Dadang Dipelor | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan saat memimpin pres rilis tersangka jambret

Jambret Anak Polisi, Betis Kanan Dadang Dipelor

Palembang, Detik Sumsel — Dadang Utomo (30) pelaku spesialis jambret ini harus berjalan dengan tongkat setelah kaki kanannya ditembus sebutir timah panas oleh anggota Unit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Selain menangkap Dadang anggota Unit III juga mengamankan Rustam (40) selaku penadah ponsel hasil jambret tersangka Dadang.

Dalam aksi jambret Dadang diketahui sudah empat kali melakukan aksinya terakhir Dadang melakukan jambret di Jalan Naskah 3, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang, Minggu (15/8) dengan korban anak anggota Polisi yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD).

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumel Kompol Christoper Panjaitan mengatakan, tersangka ditangkap berkat laporan dari keluarga korban bernama Lenny. Dalam aksi jambretnya tersangka seorang diri.

“Dari laporan korban inilah anggota langsung melakukan penyelidikan yang pertama kali sehingga diamankan tersangka Rustam penadah ponsel hasil jambret. Dari sini anggota melakukan pengembangan sehingga tersangka Dadang ditangkap. Namun saat akan ditangkap tersangka mencoba melakukan perlawanan sehingga kaki kananya terpaksa diberikan tindakan tegas terukur,” ujarnya Jumat (8/10).

Saat beraksi tersangka selalu mengincar wanita dan anak anak sasarannya ponsel dan tas yang dibawa korban.

“Dari pengakuannya saat diintrogasi tersangka terlebih dahulu berkeliling untuk memantau situasi dan mencari korban. Aksinya yang terakhir tersangka mengincar seorang anak SD yang sedang berjalan memainkan ponselnya, setelah korban lengah tersangka dengan mengendarai motor langsung menarik ponsel korban kemudian melarikan diri,” katanya.

Sementara itu Dadang mengaku ia sudah empat kali melakukan aksi jambret. Saat menjambret ia seorang diri berkeliling mencari mangsa dengan mengendarai sepeda motor.

“Saat berada di jalan Naskah saya melihat korban sedang bermain ponsel sambil berjalan, kemudian saya dekati dengan menggunakan motor dan saya tarik ponselnya kemudian langsung melarikan diri,” katanya.

Dadang mengungkapkan, ponsel hasil jambretannya langsung dijual kepada penada (Rustam).

“Uangnya saya gunakan untuk bermain judi slot,” tutupnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Pipa Minyak Mentah Adera Bocor, Ini Penjelasan Pertamina

PALI, Detik Sumsel- Lagi-lagi pipa minyak mentah bocor milik Pertamina Hulu Rokan ( PHR) Regional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *