Janjikan Bisnis, Subekti Tipu Rekannya Hingga Puluhan Juta | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Mengenakan baju tahanan no 05 tersangka Subeki saat digiring petugas memasuki Mapolres OKU. 

Janjikan Bisnis, Subekti Tipu Rekannya Hingga Puluhan Juta

Baturaja, Detik Sumsel — Berdalih karena kepepet untuk biaya sekolah anak, Subeki (48) warga Jalan Imam Bonjol Lorong Harapan Desa Air Paoh Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU ini nekat melakukan penipuan hingga puluhan juta rupiah terhadap korbannya Windri warga Jalan MTS Tanjung Agung Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Baturaja  Barat OKU.

Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari mengatakan pada bulan Maret 2019 lalu pelaku mengiming- imingi korban bisnis galeri taman, karena korban berminat tersangka yang sudah dikenal korban meminta uang sebesar 10 juta rupiah untuk keperluan pembelian alat usaha.

“Kemudian korban mentransfer uang melalui rekening milik adik tersangka sebesar 10 juta,’ kata Kapolres.

Baca Juga :   Optimalkan Pengawasan Pencegahan Covid-19, Pemkot Minta RW dan RT Pantau Warganya

Tak hanya itu, selanjutnya tersangka kembali meminta uang 10 juta namun kali ini diserahkan secara tunai dirumah korban tanpa ada bukti penyerahan selanjutnya tersangka kembali meminta uang sebesar 2 juta rupiah yang ditransfer oleh korban ke rekening adik tersangka.

Namun ternyata, lanjut Kapolres setelah ditunggu oleh korban tidak ada kabar dari tersangka perihal pembelian alat usaha galeri taman tersebut dan ternyata alat usaha yang dimaksud tersangka tidak pernah ada malahan ketika dihubungi tersangka selalu menghindar dan sampai tidak bisa dihubungi lagi sehingga korban merasa telah menjadi korban penipuan.

“Tersangka kita amankan setelah mendapatkan informasi keberadaan tersangka di RSUD Ibnu Sutowo,”tuturnya.

Baca Juga :   Ajak Siswa Pilah Sampah di Sekolah

Selain tersangka polisi juga mengamankan barang bukti berupa resi bukti transaksi transfer yang dilakukan korban. “Tersangka diancam dengan pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman 4 tahun,” Tandasnya.

Sementara itu, Subeki mengakui perbuatannya, dengan mata berkaca-kaca ia mengatakan hal ini ia lakukan lantaran kepepet untuk biaya anak masuk sekolah.

“Anak aku satu masuk sekolah pak di SMK dan yang satu lagi naik kelas tiga SMK. Tapi karena tak punya uang, uang yang untuk bisnis galeri taman itulah yang aku pakai,” dalihnya. (fei)

 

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Desak Pemkot Pagaralam Harus Miliki Alat Tes Swab PCR

Pagaralam, Detik Sumsel- Terus bertambahnya kasus terkonfirmasi positif terpapar Virus Corona (Covid-19) dan kasus yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *