Jatanras Amankan Pemasok dan Penadah Puluhan Sepeda Motor Second “Surat Sebelah” | Detik Sumsel
Pemprov
Sembilan pemasok dan penadah sepeda motor second tanpa dokumen dihadirkan di Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel

Jatanras Amankan Pemasok dan Penadah Puluhan Sepeda Motor Second “Surat Sebelah”

Palembang, Detik Sumsel — Dari hasil pengembangan Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil mengamankan tiga orang pemasok dan empat penadah serta dua orang sopir truk yang mengangkut 38 unit sepeda motor second berbagai merek berasal dari Jabodetabek dan Jawa.

38 sepeda motor second diamankan karena tidak memiliki dokumen lengkap atau “surat sebelah” yang diamankan beberapa hari lalu di wilayah Ogan Ilir dan Banyuasin.

“Pemasoknya kami tangkap di Jawa dan sedangkan penadahnya kami tangkap di Lubuklinggau. Sebelumnya kami juga telah mengamankan dua sopir truk yang mengangkut 38 motor tanpa dilengkapi dokumen,” kata Wadir Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Tulus Sinaga SIK didampingi Kasubdit 3 Jatanras Kompol CS Panjaitan, Selasa (26/10).

Dikatakan Tulus sepeda motor ini diduga hasil kejahatan di wilayah Jawa Barat dan Jakarta. Anggota Jatanras Polda Sumsel mendapatkan informasi pengangkutan sepeda motor tanpa izin dan dokumen ini ke wilayah Sumsel. Dari informasi inilah anggota turun kelapangan melakukan penyelidikan.

“Saat anggota melakukan penyelidikan di dua lokasi anggota mendapatkan dua mobil truk yang mengangkut 38 sepeda motor. Setelah ditelusuri surat STNK yang ditemukan tidak valid artinya tidak berkesesuaian dengan nomor mesin dan rangka kendaraan,”bebernya.

Lebih lanjut dikatakan Tulus STNK dari 38 sepeda motor ini, diduga kuat bukan lagi STNK yang terkini. Kendaraan roda dua ini akan di jual ke wilayah Lubuk Linggau dan Bengkulu, karena dua wilayah ini memang terbuka ruang untuk menerima kendaraan yang tidak memiliki surat menyurat yang lengkap.

“Kendaraan ini biasanya akan digunakan untuk ke kebun karena tidak perlu memiliki surat menyurat. Harga satu unit sepeda motor ini bervariasi tergantung jenis dan pabrikannya mulai dari mulai Rp3 juta, 5 juta, 6 juta hingga 13 juta,”tandasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Amukan Sueb Renggut Lima Nyawa Warga Desa Bunglai, Ini Kronologisnya

Baturaja, Detik Sumsel – Warga Desa Bunglai Kecamatan Peninjauan OKU berduka, 5 orang warga Dusun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *