Jatanras Polda Sumsel Bentuk Tim untuk Ungkap Dugaan Penculikan Babysitter | Detik Sumsel
BNI"
Jatanras Polda Sumsel Bentuk Tim untuk Ungkap Dugaan Penculikan Babysitter
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi SIK MH

Jatanras Polda Sumsel Bentuk Tim untuk Ungkap Dugaan Penculikan Babysitter

Palembang, Detik Sumsel — Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda sudah membentuk tim guna mengungkap dugaan kasus penculikan yang videonya viral medsos Instagram. Korbannya adalah R (25) seorang Baby Sister yang bekerja di rumah KGS M Hadi Nugraha (32).

Dalam video beredar dengan durasi satu menit terlihat korban diancam dengan senjata tajam (sajam) dan lehernya di ikat tali lalu di gantung.

Dicaption IG @palembang_bedesau bahwa penculikan terjadi setelah korban membuat laporan dari Polsek Kamboja, laporan mengenai penipuan jual beli HP online. Pulang dari Polsek korban langsung diculik oleh orang tidak dikenal.

Majikan korban R Kgs M Hadi Nugraha (32) membenarkan kalau baby sisternya diduga di culik seseorang yang tidak di kenal.

“Memang benar R baby sister yang kerja ditempat kami. Tapi kami belum bisa menjelaskan lebih banyak karena menunggu arahan dari Polisi,” kata Hadi.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan Kgs M Hadi Nugraha sudah membuat laporan dengan penculikan yang dialami R (25) baby sister yang bekerja di rumah Hadi.

“Laporan korban sudah diterima di Polda Sumsel Selasa (14/4/2020) kemarin sekitar pukul 19.30 Wib. Isi laporannya dugaan penculikan yang dialami korban. Sebelum korban diculik, korban sempat ke Polsek IT I untuk membuat laporan atas tindakan penipuan yang dialaminya dalam jual beli hp online,”katanya.

Korban lalu menghubungi majikan nya lewat WhatsApp kalau dirinya butuh rekening koran sebagai persyaratan untuk membuat laporan penipuan. Sekitar pukul 15.26 WIB majikan korban baru menerima Whatsapp dari nomor korban yang berisikan gambar korban sudah terikat tangan dan mulut disumpal dengan kain dan orang tersebut meminta tebusan sebanyak Rp 50 juta.

“Tidak hanya ke majikan, diduga pelaku juga meminta tebusan kepada perusahaan tempat penyaluran baby sister dan kepada pacarnya dengan tebusan dari Rp 50 – 100 juta,”tambahnya.

Dikatakan Suryadi, kasus dugaan penculikan ini kejadian menonjol. Untuk mengungkapnya pihaknya sudah membentuk dua tim. “Anggota yang sudah dibentuk sudah diterjunkan untuk mengungkap kasus ini,”tandasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Minta Mabes Polri Ambil Alih Dugaan Kasus Penipuan Jual Beli Tanah yang Ditangani Polda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Meresa kliennya di diskriminasi saat menjalani proses hukum di Polda Sumsel. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *