Jatanras Ungkap Kasus Begal Atensi Kapolda Sumsel, Ternyata Hanya Rekayasa | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Istimewa

Jatanras Ungkap Kasus Begal Atensi Kapolda Sumsel, Ternyata Hanya Rekayasa

Palembang, Detik Sumsel — Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel mengungkap satu dari tiga kasus yang menjadi atensi Kapolda Sumsel. Kasusnya adalah begal yang dialami Ida warga Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati Ida mengaku telah dibegal empat orang pelaku di kawasan KM 12 Alang – alang Lebar Palembang beberapa waktu.

Dalam kasus ini korban Ida harus kehilangan sepeda motor matic Yamaha Genio setelah dibawa lari pelaku.

Namun setelah dilakukan penyelidikan dari kasus ini ternyata, Ida bukannya menjadi korban begal akan tetapi sepeda motornya dibawa kabur Kodir yang tak lain teman pria Ida yang kini telah diamankan oleh anggota Jatanras Polda Sumsel dikediamannya. Keduanya sudah diamankan di Subdit III Jatanras Polda Sumsel beserta sepeda motor matic Yamaha Genio.

Dihadapan polisi, Ida menyesali perbuatannya yang telah membuat laporan palsu sehingga polisi sibuk. Hal itu dilakukannya lantaran takut dengan suami dan keluarganya jika motor miliknya telah dilarikan teman pria yang dikenalnya lewat media sosial Facebook.

“Aku panik kareno motor aku dibawa lari dio. Aku jugo takut ketauan suami samo keluargo aku hubungan aku samo dio katahuan. Aku kenal samo dio sudah duo tahun kenalnyo lewat Facebook kami janjian ketemuan di penginapan,”ujar Ida kepada wartawan Senin (20/9/2021).

Dengan kejadian ini, Ida pun meminta maaf kepada kepolisian khususnya Kapolda Sumsel karena telah membuat keresahan di masyarakat. “Laporan saya buat itu memang tidak ada, saya tidak ada maksud lain. Karena saya panik dan takut jadi saya lapor polisi saja. Sekali lagi saya minta maaf kepada polisi,”katanya.

Lain halnya, Kodir mengaku ia telah membawa lari motor teman perempuan nya. Menurutnya hal itu dilakukannya tidak dasar niat.

“Saya pura – pura minjem motor dia alasan untuk beli kipas angin dan buah buahan sebagai oleh oleh anak dia,”katanya.

Dikatakan Kodir, setelah motor diberikan oleh korban, pelaku lalu meninggalkan korban dikawasan KM 12 Alang alang Lebar.

“Motor itu bukan untuk saya jual tapi untuk dipakai sendiri, motor nya sudah saya bawak ke Dusun saya,”kata pria tiga orang anak ini.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan mengatakan pelaku tipu gelap ini berawal dari korban ibu Ida melapor bahwa ia sudah menjadi korban begal yang dilakukan oleh empat pelaku.

“Dari sinilah anggota melakukan penyelidikan. Mulai dari mengecek CCTV di lokasi kejadian mengecek CCTV dishub dan CCTV Comman Center Polda. Dari hasil penyelidikan tidak ada kejadian begal yang dilaporkan korban pada hari itu,”ujarnya.

Setelah didalami, keterangan pelapor Ida, baru diketahui Ida selaku pelapor ternyata telah membuat rekayasa laporan palsu.

“Karena sepeda motornya telah dilariikan teman pria nya, Karena takut dan untuk menutupi aib perselingkuhan nya Ida membuat laporan palsu di Polrestabes Palembang dengan alasan telah dibegal empat orang pelaku,”bebernya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Usai Renovasi Karena Terbakar, HNU Hadiri Syukuran Rumah Keluarga Syariful

Muaraenim, Detik Sumsel- Betapa bahagianya keluarga Syariful warga Dusun VI, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *