Jelang Ramadhan Trend Gadai di Lahat Meningkat

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Lahat, Detik Sumsel – Emak-emak di Kabupaten Lahat menjelang ramadhan, kini tidak perlu lagi pusing gara-gara keuangan menipis. Pasalnya dengan bermodalkan koleksi Tupperware di rumah, emak-emak bisa mendapatkan uang pinjaman. Caranya dengan menjaminkannya ke Penggadaian Lahat. Sayaratnya kondisi barang harus 90 persen baik.

“Terima kondisi belum pakai, kondisi 90 persen dari HPS (Harga Pasaran), harga katalog maupun seken. Biasanya warga menggadai karena untuk modal usaha, ada juga di minggu keempat lantaran menunggu gajian, ataupun keperluan pendidikan,” kata Kepala Pegadaian Cabang Lahat, Terry Dwi Putra.

Menurutnya, saat ini trend gadai terus naik. Naiknya trend gadai, mulai dirasakan sejak tahun lalu. Selain pandemi Covid-19, saat ini memasuki bulan ramadhan dan untuk usaha, trend gadai terus mengalami kenaikan.

“Trend gadai tumbuh 12 persen, untuk Year to Date (YTD) dari Desember hingga Maret ini,” ungkap Terry. Alasannya beragam, dari modal usaha, kebutuhan hidup dan lainnya.

Sementara barang yang digadai, mayoritas ialah perhiasan. Lalu ada juga yang mas batangan, kendaraan hingga elektronik. Trend gadai sendiri, biasanya terus meningkat hingga dua minggu sebelum lebaran. Selanjutnya, banyak warga yang melakukan penebusan.

“Penebusan dilakukan sejak dua minggu sebelum lebaran. Biasanya barang yang digadai, untuk dipakai lagi saat lebaran nanti,” tambahnya.

Lalu Syaiful, salah satu pedagang musiman mengungkapkan, ia melakukan pegadaian untuk modal usaha. Dirinya berencana berjualan mainan. “Aku jualan mainan, jadi dari sekarang mulai belanja baragam nanti memasuki bulab ramadhan mulai berjualan,” ungkap Syaiful, warga Perumnas Kapling. (heru)

Komentar