Jembatan Pandan PALI Senilai Rp 26 Miliar Tanpa Akses Jalan | Detik Sumsel
Pemprov
Jembatan ini terletak di desa Pandan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI senilai Rp 26 Miliar

Jembatan Pandan PALI Senilai Rp 26 Miliar Tanpa Akses Jalan

PALI, Detik Sumsel- Pemerintah Kabupaten PALI Provinsi Sumatera Selatan membangun jembatan yang menghubungkan Kabupaten PALI dengan Kabupaten Muara Enim mulai di bangun Tahun 2017 terancam “mengambang”

Jembatan ini terletak di desa Pandan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI
senilai Rp 26 Miliar itu, sudah selesai. Namun, belum bisa diakses sepenuhnya menghubungkan Kabupaten Muara Enim melalui desa Pandan Kecamatan Tanah Abang dengan Kabupaten Muara Enim melalui desa Talang Nangka Kecamatan Lembak.

Disinyalir perencanaan Pembangunan jembatan Kabupaten PALI yang membela aliran Sungai Lematang itu, amburadul sehingga jembatan antar Kabupaten ini tidak bisa difungsikan sebagaimana mestinya.

Tidak tanggung tanggung, dana pembangunan jembatan desa Pandan ini sudah menghabiskan Uang Rakyat sebesar Rp 26 Miliar, yang dianggarkan dalam dua tahun anggaran APBD Kabupaten PALI.
Yakni pada APBD Kabupaten PALI tahun 2017 menggunakan dana APBD PALI senilai Rp 5. 999. 774. 325. 01,- dilaksanakan oleh PT Karya Maju Utama.

Sedangkan lanjutannya dianggarkan lagi pada APBD Kabupaten PALI tahun 2020 sebesar Rp 19,6 Miliar dilaksanakan oleh PT Putri Kembang Sakti.

Dari penelusuran awak media mencari tahu, siapa warga pemilik kebun karet yang lokasinya berada di ujung jembatan Pandan, Selasa (29/03/2022).

Adalah Jhoni Carter, salah satu pemilik kebun karet yang lahan kebun karetnya ada di mulut jembatan desa Pandan, ketika diwawancarai media ini membenarkan kalau lahan yang ada dimulut jembatan itu adalah miliknya

“Saya tidak pernah memberi izin atau menghibahkan lahan milik saya atau diajak musyawarah itu untuk dijadikan jalan raya jembatan ” ujar Warga Desa Pandan Kecamatan Tanah Abang ini, awal pekan ini.

Bahkan warga ini menyebut kalau Pemerintah Kabupaten PALI Dinas Pekerjaan Umum ketika membangun jembatan desa Pandan itu memang asal bangun, tidak berfikir lagi kalau lahan diseberang masih buntu.

Sementara itu Terkait permasalahan ini Kepala Dinas PUTR Kabupaten PALI H. Ristanto Wahyudi ST. MT didampingi Sekeretaris Dinas Hilmansyah, ketika di konfirmasi di ruang kerjanya, awal pekan ini.

Ia menjelaskan bahwa Bupati Kabupaten PALI sudah mengirimkan surat ke Pemerintah Kabupaten Muara Enim meminta agar bisa melakukan pembebasan lahan di wilayah Kabupaten Muara Enim supaya pembuatan akses jalan penghubung Pandan Kabupaten PALI – Talang nangka Kecamatan Lembak segera terlaksana.

Pemerintah Kabupaten Muara Enim sudah menurunkan tim. Pemerintah Kabupaten PALI dan Pemerintah Kabupaten Muara Enim bersama sama akan mendorong agar pelaksanaan pembangunan akses jalan di Jembatan Pandan itu bisa di anggarkan pada Bantuan Gubernur (Bangub) pada tahun 2022 ini.

“Akses jalan tersebut itu mulai dari jembatan Desa Pandan Kabupaten PALI hingga Desa Talang Nangka sekitar 3 KM, ” singkat ASN yang sebelumnya dari Kabupaten Musi Rawas dan baru menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang PALI. (aww)


H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

DPRD Palembang Berduka, Azhari Haris Tutup Usia

Palembang, Detik Sumsel – Innalilahi wainailaihi rojiun, kabar duka menyelimuti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.