Jemput di Bandara, Asrul Indrawan Beri Bonus Atlet-Pelatih Wushu Sumsel Peraih Medali PON | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Istimewa

Jemput di Bandara, Asrul Indrawan Beri Bonus Atlet-Pelatih Wushu Sumsel Peraih Medali PON

Palembang, Detik Sumsel – Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia (WI) Sumatera Selatan (Sumsel) Asrul Indrawan tepati janji. Sebelumnya ia berjanji jika atlet wushu Sumsel berhasil mempersembahkan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX-2021 Papua, maka akan memberikan bonus dari kantong pribadinya.

Nominalnya juga tidak asal-asalan, bahkan lebih besar dari bonus spontan yang diberikan Bank Sumsel Babel pada para atlet peraih medali emas Rp 5 Juta. Bang Aroel ,sapaan akrab Asrul Indrawan, menjanjikan bonus medali emas Rp 20 Juta, medali perak Rp 15 Juta dan perunggu Rp 10 Juta.

Janji Bang Aroel langsung direalisasikan, hari ini, Selasa (5/10/2021). Dia menyerahkan bonus Rp 10 Juta pada atlet wushu Sumsel peraih medali perunggu PON Papua Firand Adistas. Bahkan dia langsung menjemput kedatangan Firand di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang bersama sejumlah pengurus Wushu Sumsel lainya.

“Alhamdulillah hari ini adinda Firand Adista sudah kembali lagi ke Palembang dengan mambawa medali perunggu.K
ita berupaya sebaik dan sekaras munkin, kita tetap semangat meski hanya meraih medali perunggu. Makanya kita berikan langsung bonus untuk atlet dan juga pelatihnya (Muhammad Soleh),” kata Aroel kepada awak media.

Menurut Aroel sebenarnya medali perunggu ini meleset dari prediksi. Sebelumnya ia optimistis minimal Firand Adistas melaju hingga ke final. “Sebenarnya ini diluar ekspektasi kita. Namun kita tetap bersyukur, anak kami Firand Adistas yang pertama tampil di PON pada usia 18 tahun sudah mampu mengukir prestasi dengan meraih medali perunggu,” sambung ketua umum asosiasi driver online Sumsel ini.

Bang Aroel optimistis kedepan Firand Adista mampu meraih medali emas pada PON XXI Aceh-Sumut 2024. “Teru aka
n kita bina, PON Aceh-Sumut 2024 mudah-mudahan bisa meraih emas. Kedepan selain fokus pada PON Papua, Wushu Sumsel juga sudah mempersiapkan program diantaranya kejuaraan nasional di Palembang,” kata dia.

Sementara itu Firand Adista atlet wushu Sumsel mengaku senang dan bergembira mendapat perhatian dan sambutan hangat dari Ketua Umum KONI Sumsel. “Terima kasih banyak pada ketua umum Pak Aroel yang sangat support dan perhatian pada kita para atlet,” terang dia.

Kedepan Firand bermimpin untuk belajar lebih maksimal ke Tiongkok. “Pengen menambah ilmu ke Tiongkok agar kedepan bisa meraih medali emas pada PON 2024,” tukas dia.

Hanya memberi tahu pada PON Papua, cabor wushu Sumsel mengirim satu atlet. satu-satunya atlet wushu yang berjuang di PON adalah Firand Adista yang sukses mempersembahkan medali perunggu pada multi even olahraga antar provinsi di tanah air ini. Bertarung dikelas 75 kg putra, Firand yang merupakan atlet wushu 18 tahun asal Muara Enim ini harus mengakui keunggulan atlet Sumatera Utara (Sumut) atas nama Jeka Saraghi, yang merupakan mantan juara One Pride pada semifinal. (ril)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Gubernur Akan Perbaiki Jembatan Gantung Desa Lontar

Baturaja, Detik Sumsel – Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru berjanji akan segera memperbaiki jembatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *