Jerami Kering Menjadi Cadangan Makanan Ternak Saat Musim Kemarau | Detik Sumsel
Pemprov

Jerami Kering Menjadi Cadangan Makanan Ternak Saat Musim Kemarau

Pati, Detik Sumsel – Serda Sukarji anggota Satgas TMMD Reguler ke-111 Kodim Pati merasa tertarik saat melihat salah satu warga sedang menumpuk jerami kering yang diambil dari sawah. Dengan tanpa rasa canggung Sukarji pun membantunya untuk menumpuk jerami kering tersebut, Senin (21/6/2021)

Rusdi (46) Warga Dukuh Pandahan Desa Tamansari, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, saat dikunjungi Sukarji menjelaskan, dedaunan berwarna hijau merupakan pakan pokok untuk ternak yang berasal dari tanaman rumput-rumputan dan kacang-kacangan. Kekurangan hijauan makanan ternak setiap tahun terutama pada musim kemarau merupakan masalah yang harus dipecahkan.

Peningkatan produksi hijauan makanan ternak dibatasi oleh kecendrungan makin sempitnya lahan akibat jumlah penduduk yang selalu bertambah dan perluasan lahan pertanian. Untuk itu pemanfaatan limbah pertanian untuk pakan ternak dapat menjadi solusi masalah ini.

Dari bermacam-macam limbah pertanian yang mempunyai potensi besar untuk dijadikan sebagai pakan ternak adalah jerami padi . Jerami padi merupakan salah satu limbah pertanian yang cukup besar jumlahnya dan belum sepenuhnya dimanfaatkan karena selalu dibakar setelah proses pemanenan.

“Oleh karena itu jerami padi sangat penting artinya untuk dimanfaatkan menjadi makanan ternak khusususnya sapi potong, kambing dan domba. Hanya saja jerami padi mutunya rendah , dimana jerami padi mengandung serat kasar dan silikat yang tinggi sedangkan kadar protein dan daya cernanya rendah,” jelas Rusdi.

Mendengar penjelasan Rusdi, Serda Sukarji hanya bisa mengangguk anggukan kepala sembari berkata dalam hati, satu kata untuk Pak Rusdi, “luaarr biasa,” kata Sukarji. (0718)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Warga Sumsel Beri Support Alex Noerdin, Dodi Reza : Terima Kasih Semuanya

Palembang, Detik Sumsel- Tak hanya dukungan secara langsung, namun support dan doa diberi warga Sumsel …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *