Juru Parkir Liar Kembali Berulah, Jalan Rudus Palembang Alami Kemacetan

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Palembang, Detiksumsel.com — Kondisi kemacetan yang terjadi di sepanjang jalan Rudus Kota Palembang disebabkan ulah juru parkir liar yang mengatur parkir kendaraan sembarangan di pinggir jalan.

Hal itu terlihat jelas dari pantauan Tim Detiksumsel.com , saat melintasi jalan Rudus pada, Jumat (23/9/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.

Terlihat banyak kendaraan mobil yang parkir di sepanjang jalan, dan kendaraan lain yang melawan jalan satu jalur ini yang sebelumnya dipasang plang perboden oleh petugas Dishub Kota Palembang. Plang perboden itu untuk mengurangi kemacetan karena berada di dekat 3 kawasan  sekolah yaitu SMPN 10 Palembang, SMPN 9 Palembang, dan SD Kartika 2.

Kendaraan parkir liar diduga berasal dari para orang tua siswa dan driver online yang sedang menjemput siswa saat jam pulang sekolah. Kondisi ini menjadi salah satu perhatian warga sekitar, terutama Adi, warga Komplek Sintraman Jaya yang setiap hari pergi dan pulang kerja melewati Jalan Rudus.

Baca Juga :   Sekip Tengah Macet! Diduga Juru Parkir Liar dan Jalan Rusak Jadi Penyebabnya

“Di sini, macet bukan hanya siang. Setiap pagi saya mau pergi kerja macetnya lebih parah dari yang sekarang. Jalan yang sempit ditambah kendaraan yang sering melawan arah membuat timbulnya kemacetan setiap pagi,” terangnya.

Lanjutnya, ia mengatakan juru parkir liar yang berada di kawasan sekolah di Jalan Rudus tidak membantu untuk mengurangi kemacetan yang ada. Malah menyebabkan kemacetan karena memarkirkan kendaraan milik orang sembarangan di sepanjang jalan.

Adi yang merupakan warga sekitar dan pengguna jalan  merasa kecewa dengan kondisi kemacetan   yang terjadi di Jalan Rudus karena selalu terlambat kerja.

Baca Juga :   Hanya Latihan 1 Bulan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Menangkan Lomba Perahu Bidar

“Jalan ini salah satu jalan alternatif saya untuk bepergian. Kalau lewat Sintraman, muter jauh. Saya kecewa dengan kondisi macet ini karena setiap hari hampir terlambat masuk kerja gara-gara,” ucapnya.

Dengan kondisi kemacetan ini, Adi berharap dari pihak sekolah maupun petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang dapat memberi sanksi baik berupa teguran maupun hukum.

Iklan Detik Sumsel

Komentar