Kabut Asap Mulai Selimuti Langit Lahat | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Kabid Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, DLH Lahat, Rosivelt Herwin. Foto Heru/DS

Kabut Asap Mulai Selimuti Langit Lahat

Lahat, Detik Sumsel — Sejak Kamis (19/9) lalu, kabut asap mulai terlihat menyelimuti langit Bumi Seganti Setungguan. Meskipun kabut asap tidak setebal seperti di Kota Palembang, kualitas udara dirasa mulai tercemar. Apalagi saat ini Kabupaten Lahat tengah menghadapi kemarau panjang, sedangkan debu-debu aktifitas pertambangan batu-bara, dirasa sudah cukup merusak kualitas udara.

Kabid Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Lahat, Rosivelt Herwin SE MM menuturkan, kabut asap memang sudah terlihat, diduga asap tersebut terbawa angin dari wilayah lain. Mengingat di Kabupaten Lahat sendiri, belum ditemukan kebakaran hutan. Adanya kebakaran lahan, yang rata-rata masih dalan ketegori kecil, dan langsung bisa ditangani.

Baca Juga :   Sambut Bahagia Paket Pangan dan Mushaf Qur’an dari ACT Sumsel

“Kalau Kamis lalu, memang sudah nampak kabut asap, apalagi saat menjelang sore hari. Tapi kategorinya belum membahayakan,” terang Rosivelt Herwin, Jumat (20/9).

Namun lanjut Herwin, pihaknya tetap akan memantau kualitas udara di Lahat, sehingga bisa diketahui langkah kedepan yang perlu diambil. Rencanya pihaknya bakal meminjam alat pengukur kualitas udara, milik Kabupaten Muara Enim. Mengingat di Lahat sendiri, alat pengukur kualitas udara belum tersedia. Dengan empat titik pengukuran di Kecamatan Merapi Area, dan satu titik di Kota Lahat.

Baca Juga :   Tak Lama Setelah Beraksi, Sangkut Diciduk

“Rencananya baru mau kita usulkan, agar Lahat punya alat Mobile Air Community Monitoring. Nanti indekx standar pencemaran udara, bisa langsung dilihat masyarakat luas. Dengan alat ini, nanti tidak butuh lagi biaya untuk analisis, hasilnya bisa langsung diketahui,” jelas Erwin. (heru).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Dua Hari Bawa Kabur Kekasih, IL Terancam Dibui

Lahat, Detik Sumsel – Sepasang sejoli beranjak gede dilanda asmara berinisial IL, warga Desa Pajar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *