Kadis DLHK Instruksikan Pengelola TPA Sukawinatan Stop Dorong Sampah Kearah Lahan Warga | Detik Sumsel
Detik
Salah satu warga yang rumah nya terdampak banjir akibat longsoran sampah di TPA Sukawinatan menunjukkan kan tumpukan sampah yang longsor

Kadis DLHK Instruksikan Pengelola TPA Sukawinatan Stop Dorong Sampah Kearah Lahan Warga

Palembang, Detik Sumsel — Menanggapi keluhan warga di sekitar TPA Sukawinatan yang lahannya tertimbun longsoran sampah karena terus didorong dengan alat berat pekerja keadaan ini diperparah dengan guyuran hujan yang membuat sampah ambles hingga menutupi aliran Sungai Sedapat yang persis bersebelahan dengan lokasi TPA. Hal ini menyebabkan rumah warga disekitar TPA tergenang.

Kepala DLHK Palembang, Alex Ferdinandus sudah menginstruksikan kepada pengelola TPA Sukawinatan untuk menghentikan mendorong tumpukan sampah ke arah lahan warga.

Instruksi itu dilakukan setelah ada laporan dari warga yang merasa dirugikan. Sedangkan untuk teknis apakah akan ada ganti rugi kepada lahan warga yang terdampak akan dibahas lebih lanjut

“Juni 2019 saat saya menjabat Kepala DLHK kondisinya sudah seperti itu (tumpukan sampah masuk ke lahan warga; red), intinya sudah saya larang petugas mendorong sampah ke arah rumah warga,” katanya.

Bahkan ia menegaskan, petugas di instruksikan agar tumpukan sampah didorong ke lahan TPA yang masih kosong mulai hari ini.

“Pak Wali, ibu wawako akan meninjau lahan itu, untuk sampah yang masuk lahan warga penyelesaian seperti apa ya nanti dibicarakan lebih lanjut,” ungkapnya.

Ia juga berharap provinsi maupun balai bisa membantu permasalahan normalisasi anak sungai sedapat, untuk alat berat sendiri provinsi sudah membantu.

“Memang sedang dibuat aliran anak sungai untuk memperlancar aliran, saya berharap sampah jangan memperparah kondisi lahan warga lagi,” katanya.

Anggota DPRD Palembang dari Fraksi PKS Ridwan Saiman SH MH mengatakan memang kawasan tersebut saat ini sedang rawan baniir dan sudah ditinjau oleh Pemerintah kota Palembang.

“Saya dengar akan dinormalisasi dan akan dipasang turap untuk mengantiasipasi banjir yang menggenangi air sangai Sedapat yang ada di kawasan tersebut, “katanya.

Namun kalau permasalahnya karena menggunungnya sampah disuatu titik sedangkan titik lain masih kosong harus jadi perhatian pemerintah. Sebab percuma masang turap karena pasti longsor lagi dan nutupi sungai lagi, harusnya pengangkutan sampah itu pindah ke titik lain yang tidak menggunung.

“Tapi yang jelas  kita akan tanyakan hal ini kepada pemerintah kota apa dasar dan permasalahannya sehingga ada titik sampah yang menggunung sedangkan titik sampah lain tidak, “katanya.

Soal dalam penampungan sampah TPA memakai lahan warga, pemerintah kota Palembang harus mengganti ganti rugi sesuai dengan NJOP diwilayah tersebut.

“Kasihan warga sekitar selain harus mencium aroma busuk sampa,  lahan mereka juga harus dipakai tanpa ganti rugi. Tapi yang jelas Fraksi  PKS akan siap memberikan bantuan advokasi atau hukum jika ada lahan warga yang terpakai oleh TPA, “tegasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Minggu Kedua Januari, Polda Sumsel Tangkap 56 Tersangka Pemain Narkoba

Palembang, Detik Sumsel — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel bersama Polrestabes dan Polres jajaran dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *