Kadishub Kota Palembang: Jika ada Oknum Anggota Dishub Minta Setoran Silakan Lapor ke Polisi | Detik Sumsel
BNI"

Kadishub Kota Palembang: Jika ada Oknum Anggota Dishub Minta Setoran Silakan Lapor ke Polisi

Palembang, Detik Sumsel –– Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat terhadap Juru parkir (Jukir) yang memungut uang parkir melebihi Perda No 16 tahun 2011 yakni Rp 1.000 untuk kendaraan roda dua, serta Rp 2.000 untuk kendaraan roda empat.

Dinas Perhubungan kota Palembang akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian akan turun kelapangan untuk melakukan sosialisasi baik kepada Jukir maupun pengendara tentang Perda No 16 tahun 2011 tentang retribusi parkir.

“Langkah pertama akan mengumpulkan kembali seluruh Jukir untuk diberikan pembekalan kembali.”

“Yang kedua akan mencari solusi, apabila masih terjadi pungutan biaya parkir diluar Perda yang dilakukan oknum – oknum Jukir nakal maka Dishub berkoordinasi dengan Kepolisian akan menindak secara hukum terhadap oknum Jukir yang nakal tersebut,”kata Kadishub Kota Palembang Kurniawan usai acara Tolk Show dengan salah satu televisi lokal di Palembang bersama Katim I Unit I Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel Aiptu Heri Kusuma di kedai kopi Kapal Selam Jalan Angkatan 45 Palembang Selasa (20/11).

Dikatakannya, selain menyerahkan proses hukum kepada kepolisian bagi jukir yang nakal, Dishub juga akan mencabut izin pengelola parkir ataupun jukir yang nakal.

“Kami akan setransparan mungkin untuk memberantas Jukir nakal dan kepada pihak kepolisian mohon dibantu Dishub untuk menertibkan Jukir – jukir nakal yang masih ada dikota Palembang,”tambahnya.

Diakuinya, ulah Jukir nakal di kota Palembang khususnya di pasar 16 Ilir, BKB, Jalan Kolonel Atmo dan beberapa wilayah lainnya yang memungut uang parkir melebihi Perda sudah sangat meresahkan masyarakat.

Saat disinggung, adanya oknum anggota Dishub yang menerima setoran dari Jukir hingga terpaksa membuat Jukir memungut uang parkir melebihi Perda. Pihaknya masih akan menyelidiki kebenaran informasi tersebut.

“Saya perintahkan kepada pengelola parkir untuk berkoordinasi dengan Jatanras Polda Sumsel untuk memberikan informasi kepada polisi apabila ada oknum yang meminta setoran agar bisa ditindak secara hukum,”jelasnya.

Karena menurutnya, jika memang Jukir yang ditugaskan itu memang resmi yang bersangkutan memang benar benar menyetor ke Dishub dan uang yang disetorkan nya tersebut masuk ke kas daerah.

“Untuk besaran yang disetorkan Jukir sesuai dengan target yang telah ditentukan dan disepakati ada yang harian, mingguan dan bulanan,”pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

UIN Raden Fatah dan UGM akan Gelar KKN Kolaboratif

Palembang, Detik Sumsel- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *