Kasus Covid Meningkat, Pemkot Pagaralam Bakal Kembali Lakukan WFH | Detik Sumsel
Pemprov
Sekretaris Daerah Kota Pagaralam Syamsul Bahri

Kasus Covid Meningkat, Pemkot Pagaralam Bakal Kembali Lakukan WFH

Pagaralam, Detik Sumsel- Berdasarkan asassement Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kota Pagaralam ditetapkan kriteria level 3 berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) nomor 26 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, 2 dan 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 ditingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Dengan hal inilah Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam kembali memberlakukan Work From Home (WFH) bagi ASN dilingkungan Pemkot Pagar Alam melalui edaran Walikota Pagaralam Nomor : 200/SE/2112/2021 terhitung mulai tanggal 28 Juli 2021 kemarin.

Sekretaris Daerah Kota Pagaralam Syamsul Bahri mengatakan, namun tidak semua Satuan Kerja (Satker) dilingkungan Pemkot Pagaralam yang akan melaksanakan WFH.

“Satker dilingkungan Pemkot Pagaralam 75 persen diberlakukan WFH, dan sisamya yaitu 25 persennya tetap melaksanakan Work From Office (WFO) dengan menerapkan protokol kesehatan ketat,”katanya. Jumat (30/7)

Syamsul menyebutkan, angka Covid-19 di Kota Pagaralam sampai saat ini terus melonjak dengan rincian masih ada 111 orang yang masih dalam pemantauan yakni 99 orang Isolasi Mandiri (Isoman), di isolasi di RSUD Besemah 12 orang, sementara kasus sembuh 375 orang dan meninggal dunia 29 orang, dan total keseluruhan sudah mencapai 515 orang.

Kita selalu berusaha untuk tetap meyakinkan masyarakat untuk tetap menerapkan prokes dan tidak ragu untuk di vaksin, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pagaralam,” pungkasnya.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Lima Jam Lumpuh Total, Jalur Endikat Sudah Kembali Bisa Dilalui

Pagaralam, Detik Sumsel- Setelah hampir 5 jam jalur liku Endikat Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *