Kasus Dana Hibah Bawaslu, Mantan Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Diperiksa Kejari OI, Ini Kata Ilyas

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Indralaya, DetikSumsel.com – Mantan Bupati Ogan Ilir (OI) Ilyas Panji Alam diperiksa Kejari Ogan Ilir terkait dana hibah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kamis (29/9/2022).

Plh Kasi Intel Kejari Ogan Ilir, Eko Zuryanto membenarkan jika pemeriksaan kepada Ilyas Panji Alam terkait dengan dana hibah Bawaslu.

Dia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan lantaran saat itu Ilyas Panji Alam masih bertugas menjadi Bupati Ogan Ilir.

Saat itu, Ilyas menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk hibah Bawaslu Ogan Ilir.

“Tim penyidik menanyakan terkait mekanisme penyaluran dana hibah itu karena dia sumbernya, dia yang menandatangani NPHD yang bersumber pada APBD Ogan Ilir,” ucapnya.

Pihaknya belum memastikan pemanggilan ulang kepada Ilyas Panji Alam. Hal itu tergantung dari tim penyidik yang mengakomodir keterangan dari Ilyas.

“Kita lihat apakah keterangan cukup atau masih ada. Saat ini diperiksa sebagai saksi,” katanya.

Eko juga mengaku masih akan mengklarifikasi hasil audit BPKP dengan keterangan dari para saksi. Untuk itulah, pihaknya belum masuk pada tahapan penetapan tersangka baru atau tidak.

“Kami akan klarifikasi dulu,” katanya.

Sementara itu, mantan Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam mengaku pemeriksaan di Kejari Ogan Ilir terkait dengan dana hibah Bawaslu.

Namun begitu, Bupati Ogan Ilir periode 2017-2021 ini tidak secara gambling keterkaitannya dengan kasus yang kini sedang diselidiki Kejari Ogan Ilir.

Dia hanya menyebut jika pemeriksaannya selama 4 jam tersebut berkaitan dengan dana hibah Bawaslu.

“Tentang itulah dana hibah bawaslu,” katanya saat keluar dari kantor Kejari Ogan Ilir sekitar pukul 15.00 WIB, Kamis, (29/9/ 2022).

Dia mengaku kehadirannya hanya untuk memberikan informasi yang diketahui. Dia juga berharap agar pemanggilan ini untuk yang terakhir kalinya.

“Dipanggil biaso bae, kedatangan ke sini tentu kooperatif. Mudah-mudahan tidak dipanggil lagi,” katanya. (AL)

Komentar