Kasus Masjid Sriwijaya, Alex Noerdin Segera Di Periksa Jaksa | Detik Sumsel
BNI"
Gubernur Sumsel ke -15, Ir H Alex Nourdin. Detik Sumsel.com, M Mahendra Putra.
Gubernur Sumsel ke -15, Ir H Alex Nourdin. Detik Sumsel.com, M Mahendra Putra.

Kasus Masjid Sriwijaya, Alex Noerdin Segera Di Periksa Jaksa 

Palembang, Detik Sumsel,- Mantan Gubernur Sumsel ke 15 yang menjabat dua Periode dari 2008 sampai dengan 2018, H Alex Noerdin akhirnya dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi oleh penyidik tindak pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumsel terkait dugaan tindak pidana korupsi pembangunan masjid Sriwijaya sebagai masjid terbesar di Asia yang mangkrak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Detik Sumsel.com, pemanggilan untuk pemeriksaan tersebut di agendakan pada hari ini Senin, (5/04), Namun Alex Noerdin tak bisa hadir lantaran sedang ada kegiatan diluar yang tak bisa ditinggal atau dikesampingkan.

” Benar pak Alex Noerdin dijadwalkan hari ini diperiksa sebagai saksi. namun karena yang bersangkutan ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggal, maka yang bersangkutan tidak jadi datang,” ujarnya Khaidirman SH MH Kasipenkum Kejati Sumsel.

Selain itu Khaidirman menjelaskan akan ada penjadwalan ulang untuk pemeriksaan saksi Alex Noerdin.” Pemeriksaan dijadwalkan ulang, Alex akan diperiksa Kamis mendatang (8/4),” Tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Kadis Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani nampak hadir di Kejati Sumsel, sekira pukul 13.27 WIB.

Isnaini diperiksa sebagai saksi atas dugaan korupsi Masjid Raya Sriwijaya, Diketahui saat itu Isnaini mejabat sebagai Divisi Pembangunan Masjir Raya Sriwijaya.

Sebelumnya Kejati Sumsel telah menetapkan dua tersangka pada kasus Masjid Raya Sriwijaya, yakni Eddy Hermanto selaku Ketua Panitia Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya 2015-2018, dan Kuasa KSO PT Brantas Abipraya, Dwi Kridayana yang disusul dua tersangka lainya yang ditetapkan tersangka usai dilakukan pemeriksaan yakni H Syarifudin selaku Ketua Panitia Divisi Lelang Pembangunan Masjid Sriwijaya, serta tersangka Ir Yudi Wahyono selaku Kuasa KSO PT Branzas dan Yoda.

Masjid Sriwijaya yang digadang gadang sebagai masjid terbesar diasia tenggara ini dibangun dengan rencana anggaran Rp600 miliar. Pada 2015, dikucurkan dana sebesar Rp50 miliar dari APBD Sumsel dan Rp80 miliar pada 2017.(vot)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Danrem Gapo Ikut Rakor Jumlah Final Operasi PPKM dan Vaksinasi

Palembang, Detik Sumsel — Komandan Korem (Danrem) 044 / Gapo Brigjen TNI M Naudi Nurdika …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *