Kasus Rudapaksa Paman Terhadap Keponakan, Korbannya Diduga Dua Beradik | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Dn ibu kandung korban Rudapaksa menunjukkan bukti laporan polisi dihadapan wartawan

Kasus Rudapaksa Paman Terhadap Keponakan, Korbannya Diduga Dua Beradik

Palembang, Detik Sumsel — Kasus Rudapaksa yang diduga dilakukan paman kandung terhadap keponakan yang masih berusia 8 tahun di Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten OKI ternyata korbannya ada satu lagi yang baru berusia tiga tahun. Kedua korban masih saudara kandung.

Kasus ini sendiri sudah dilaporkan orang tua korban DN (27) di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel Senin (11/10/2021) kemarin. Saat kasusnya sudah di tangani Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel. Penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban yang datang bersama ibu kandungnya.

Ditemui di Polda Sumsel Selasa (12/10/2021) ibu korban Dn (27) meminta polisi mengusut tuntas dan menindak lanjuti laporan kasus dugaan rudapaksa yang dialami anak perempuannya yang berusia tujuh.

Salah seorang kerabat korban Rn (31) saat ditemui mengatakan, sebelumnya membuat laporan di Polda Sumsel orang tua korban sudah mendatangi Polres OKI untuk melaporkan kejadian tersebut, tetapi pihak Polres OKI mengarahkan menganjurkan jalur kekeluargaan atau mediasi.

“Kami tidak mau dimediasi apalagi berdamai, kami minta keadilan untuk anak saya. Karena itu kami melaporkan kejadian ini ke Polda Sumsel,” ujar Dn, Selasa (12/10).

Orang korban sebelumnya takut untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi karena keluarga pelaku mengancam akan melaporkan balik kasus dugaan penganiayaan yang dialami pelaku.

Dengan laporan yang telah dibuat di Polda Sumsel orang tua korban berharap agar kasus tersebut segera diusut tuntas agar pelaku segera ditangkap

“Kami minta kepada polisi agar segera menangkap dan menghukum pelaku seberat-beratnya. Karena selain anak saya yang tua juga adiknya yang diduga menjadi korban dari adik ipar saya itu,” tutup Dn.

Sementara itu, Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan SIK melalui Kasubdit 4 Renakta, Kompol Masnoni membenarkan laporan korban.

“Laporan korban sudah kami terima. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan,” terang Masnoni, Selasa (12/10).

Dikatakan Masnoni, korbannya juga telah melakukan visum di RS Bhayangkara M Hasan Palembang.

“Korban sudah kita minta untuk divisum sebagai kelengkapan laporan. Kasus rudapaksa ini diduga korbannya ada dua orang tetapi masih dalam penyelidikan. Kita belum menetapkan siapa pelaku,”tandasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Emak – emak di Lahat Ngadu Lagi ke Dewan

Lahat, Detik Sumsel – 30 masa dari Ikatan Emak-emak Peduli Lingkungan Merapi Barat (IIPLMB) berunjuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *