Kejar Target Penyaluran Pembiayaan, FIF Fokus Kelola Database

Iklan detik Sumsel

Palembang, Detik Sumsel – Meskipun target penyaluran dana FIF tahun 2019 mengalami peningkatan yang sangat tinggi di angka Rp 375 Miliar, tidak langsung membuat FIF bebas menyalurkan pembiayaan ke setiap nasabah.

Bahkan pihaknya melakukan seleksi yang lebih ketat kepada nasabah dan memaksimalkan database yang ada menjadi strategi yang lebih banyak dimainkan oleh perusahaan milik Astra Group tersebut.

Manager Marketing FIF Group Palembang, M Adhi mengatakan, tahun ini tantangan sangat luar biasa, apalagi target yang ditetapkan naik signifikan.

β€œJika di 2018, pencapaian penyaluran pembiayan mampu mencapai Rp 360 Miliar dari target hanya Rp 276 Miliar, namun di tahun ini dianggap lebih menantang,” katanya.

Tahun ini yang menjadi tahun politik, dikhawatirkan akan memengaruhi pencapaian penyaluran pembiayaan sehingga pengusaha lebih banyak menunggu.

β€œStrategi kita lebih ke filterisasi konsumen sehingga lebih ketat, dengan fokus memaksimalkan database yang ada, jadi tidak buka market baru yang resikonya tinggi,” bebernya.

Ditambahkannya, saat ini, sedikitnya ada 90 ribu konsumen yang masuk dalam kontrak aktif dan 200 ribu konsumen berada di dalam database FIF yang masih bisa dimaksimalkan.

Sejauh ini diakui Adhi, pembiayaan sepeda motor masih menjadi andalan pembiayaan di FIF, selain elektronik serta haji dan umroh.

Untuk motor mampu menyumbang sekitar 75 persen lalu disusul elektronik sebesar 20 persen dan haji/umroh sebesar lima persen dengan rata-rata kucuran dana mencapai Rp 30 Miliar per bulannya.

Komentar