Kembangkan Budidaya Ikan Lele bersamaan Aquaponik dalam Terpal dan Plastik | Detik Sumsel
BNI"
Pembudidayaan Ikan Lele sekaligus tanaman Aquaponik

Kembangkan Budidaya Ikan Lele bersamaan Aquaponik dalam Terpal dan Plastik

Kayuagung, Detik Sumsel – Pandemi covid-19 yang tersebar di Indonesia tidak menghalangi mahasiswa untuk melakukan KKN. Meskipun KKN kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu dilakukan di daerah masing-masing.

Seperti yang dilakukan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Kelompok 34, mereka yang berada di wilayah Sumsel memilih Desa Gedung Rejo kabupaten OKI untuk dijadikan tempat KKN dengan memberikan edukasi budidaya Ikan Lele sekaligus tanaman Aquaponik.

Ketua Tim KKN UIN Suka kelompok 34, Galih Rakasiwi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang mandiri. Selain itu, agar masyarakat lebih produktif nantinya dan jika tanaman sawit direplanting. Sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya sendiri, dan tidak menutup kemungkinan jika dikembangkan lebih lanjut dapat menjadi sumber penghasilan.

“Saya ingin desa ini mandiri, menciptakan dan memanfaatkan apa yang sudah disediakan alam, tinggal masyarakat kreatif dan produktif,” katanya dalam rilis yang dikirim ke redaksi, Selasa (25/8).

Dikatakan, budidaya ini bersamaan dengan adanya budidaya ikan lele yang dikembangkan dalam terpal atau plastik, yang kemudian di atas kolam ikan tersebut dikembangkan pula sayur-sayuran seperti sawi, kangkung, bayam hijau, bayam merah dan selada dengan bantuan aqua gelas sehingga bercocok tanam yang demikian disebut dengan Aquaponik.

“Tanaman tersebut hidup diatas kolam ikan lele, yang mana feses ikan lele menjadi pupuk bagi tanaman-tanaman di atasnya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, selain program unggulan tersebut, beberapa program lainnya juga dilaksanakan, seperti Sekolah Keperempuanan dan Edukasi Pra Nikah, Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi yang Baik dan juga Pembelajaran Hidroponik untuk anak-anak SD serta kegiatan bersama masyarakat lainnya.

“Kegiatan KKN tersebut dilakukan selama satu bulan, yang dimulai sejak tanggal 20 juli hingga 20 Agustus 2020,” pungkasnya. (Bet/Ril)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

PDAM Tirta Agung Pastikan IPA Jejawi Beroperasi Awal 2022

Kayuagung, Detik Sumsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) bersama dengan Kementerian PUPR …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *